Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Haruskah penyelidikan kanonik dilakukan di tempat yang sama? - Hidup Katolik

Haruskah penyelidikan kanonik dilakukan di tempat yang sama?

Kamis, 17 November 2011 13:34 WIB
Haruskah penyelidikan kanonik dilakukan di tempat yang sama?
[thebahamasweekly.com]

HIDUPKATOLIK.com - Pengasuh yang baik, saya seorang pemuda yang berasal dari sebuah paroki di Jawa Tengah. Saya berkenalan dengan seorang perempuan di sebuah paroki di Jakarta saat masih kuliah di Jakarta. Sekarang, saya bekerja di Balikpapan. Kami merencanakan perkawinan di sebuah paroki di Jakarta, tempat calon istri saya berdomisili. Tetapi, masalahnya, saya tidak mungkin mengikuti penyelidikan kanonik di Jakarta, karena perusahaan tempat saya bekerja hanya bisa memberikan izin pada saat kami menikah nanti. Haruskah penyelidikan kanonik dilakukan di tempat yang bersamaan? Apakah tidak ada jalan keluar dalam situasi khusus seperti yang saya alami?

Febrianto, Balikpapan.

Saudara Febrianto yang baik, terima kasih untuk pertanyaanmu. Saya merasa gembira, karena Febrianto sudah mulai mempersiapkan pernikahan secara serius. Berikut ini tanggapan saya.

Pertama, pernikahan merupakan sebuah panggilan. Oleh karena itu, pernikahan harus dipersiapkan. Tiga tahap persiapan dalam pernikahan, yakni: (1) Persiapan jauh, (2) Persiapan dekat, dan (3) Persiapan menjelang pernikahan. Persiapan jauh lebih ditujukan kepada anak-anak dan remaja supaya mereka memahami berbagai keutamaan yang ada dalam sebuah pernikahan. Persiapan dekat lebih ditujukan kepada kaum muda, terlebih bagi mereka yang sedang pacaran, supaya dapat menentukan calon pasangannya dengan baik. Sedangkan persiapan menjelang pernikahan ditujukan kepada mereka yang sedang mempersiapkan perayaan pernikahan. Pertanyaan Febrianto menyangkut penyelidikan kanonik lebih terkait dengan persiapan menjelang pernikahan.

Kedua, penyelidikan kanonik merupakan usaha pastoral Gereja guna memperoleh kepastian sah dan layaknya perayaan pernikahan yang akan dilangsungkan. Maka, harus dilakukan sebelum perayaan pernikahan.

Dalam hal ini, penyelidikan kanonik merupakan salah satu hal yang dipersiapkan menjelang pernikahan. Yang bertanggung jawab mengadakan penyelidikan kanonik ialah pastor paroki tempat calon mempelai berdomisili.

Pastor yang mengadakan penyelidikan kanonik harus memperoleh kepastian mengenai beberapa hal pokok, yaitu: (1) Tidak ada halangan yang dapat menggagalkan perayaan pernikahan, (2) Calon mempelai bebas dalam menyatakan kesepakatan pernikahan, artinya tidak ada paksaan dari pihak mana pun, (3) Calon mempelai benar-benar menghendaki pernikahan dengan kedewasaan pribadi dan pertimbangan yang memadai, dan (4) Calon mempelai tidak mengecualikan salah satu unsur pokok pun yang ada dalam pernikahan.

Ketiga, peran serta calon mempelai dalam penyelidikan kanonik sangatlah penting. Sebab, merekalah yang menjalani pernikahan. Calon mempelai harus siap sedia bekerjasama dengan pastor paroki mengenai teknis pelaksanaan penyelidikan kanonik. Calon mempelai harus bersedia datang dan memberikan jawaban yang jujur terhadap pertanyaan yang diberikan. Biasanya ada lembaran penyelidikan kanonik yang telah disiapkan sebagai sarana untuk dapat memastikan ada tidaknya halangan yang membuat perkawinan batal.

Dalam rangka penyelidikan kanonik itulah, calon mempelai diharapkan menyerahkan berbagai dokumen yang perlu.

Keempat, idealnya, penyelidikan kanonik dilakukan di tempat atau paroki yang sama. Tetapi, tentu saja dengan alasan yang wajar dan masuk akal dimungkinkan penyelidikan kanonik di tempat atau paroki yang berbeda.

Karena ini masalah teknis, saya mengusulkan kepada Febrianto supaya menanyakan hal ini kepada pastor paroki tempat calon berdomisili. Saya berharap agar Febrianto dengan sikap rela hati mau bekerjasama dengan pastor tersebut dengan mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan, dan menyerahkan berbagai dokumen yang diperlukan.


Pastor Ignatius Tari MSF




Kunjungan: 1593
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com