Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Santo Bartolomeus: Mewartakan Injil Lewat Karya Nyata - Hidup Katolik

Santo Bartolomeus: Mewartakan Injil Lewat Karya Nyata

Jumat, 16 Maret 2012 10:42 WIB
Santo Bartolomeus: Mewartakan Injil Lewat Karya Nyata
[Dok Komsos Sanbarto]
Mewartakan kabar gembira melalui aksi nyata bagi sesama.

HIDUPKATOLIK.com - Rencana awalnya, Gereja Santo Bartolomeus Taman Galaksi, Bekasi, Jawa Barat, menggunakan nama pelindung Sancta Maria Gratia Plena. Namun, nama ini tidak disetujui Keuskupan Agung Jakarta.

Santo Bartolomeus adalah salah satu murid Yesus yang giat melakukan pewartaan Injil hingga ke belahan dunia timur dan melakukan karya nyata di tengah masyarakat. Antara lain, India, Mesopotamia, dan Arab. Begitu gigihnya ia melakukan pewartaan Injil hingga harus menahan siksaan dikuliti hidup-hidup dan meregang nyawa di kayu salib. Di situlah ia membuktikan ketangguhan imannya. Seluruh umat dan pastor Paroki Taman Galaksi berusaha mewujudkan semangat merasul Santo Bartolomeus dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Usaha ini dimulai dengan melakukan pembinaan terhadap umat paroki melalui berbagai kelompok kategorial. Kelompok ini dibentuk dengan ciri khas masing-masing. Antara lain, Legio Maria, Persekutuan Doa Karismatik Katolik, Marriage Ecounter, Wanita Katolik Republik Indonesia, Warakawuri Santa Monika, dan Kelompok Lansia.

Lewat kehadiran kelompok-kelompok ini, umat paroki dibina dalam berbagai aspek, seperti aspek doa, sosial kemasyarakatan. Sebagai Gereja yang berada di tengah-tengah masyarakat, umat ingin menghadirkan keselamatan Allah. Mereka pun membentuk berbagai kegiatan seperti pelayanan kesehatan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), koperasi kredit, orang tua asuh bagi warga Katolik dan non-Katolik. Demikian juga dengan pembangunan lingkungan sekitar seperti perbaikan jalan, saluran air, dan bakti sosial, bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Bekasi.

Kepala Paroki Bartolomeus, Pastor Thomas Bani SVD mengatakan, “Semangat para rasul adalah mengikuti Yesus yang sejati.” Menurutnya, semangat ini sudah seharusnya sungguh-sungguh dihayati oleh umat paroki dalam tindakan nyata sehari-hari.

“Santo Bartolomeus mengikuti Yesus dengan mewartakan Injil ke segala penjuru dunia. Warga paroki pun mewartakan Injil melalui tindakan nyata sehari-hari dalam pelayanan terhadap sesama dengan meneladani sikapnya yang apa adanya, jujur, tulus, dan berani,” tukas Pastor Thomas.

Anak petani

Bartolomeus berarti ‘Anak Tolmai’. Tolmai berarti petani. Ia adalah salah satu dari dua belas murid Yesus. Tidak seperti murid-murid lainnya yang berprofesi sebagai nelayan, Bartolomeus adalah petani dan berasal dari Kana. Bartolomeus dikenal sebagai seorang yang terbuka, jujur, dan tulus, sehingga Yesus menyebutnya sebagai “Orang Israel yang sejati”.

Dalam Injil Yohanes, Bartolomeus juga sering dipanggil dengan nama Nathanael atau Nathaniel. Ia mengenal Yesus dari Santo Filipus, salah satu rasul. Awalnya, Bartolomeus sangat meragukan Yesus sebagai Mesias.

Setelah kebangkitan Yesus, ia mewartakan Injil hingga ke Hierapolis, Asia Kecil. Kemudian, perjalanan ia lanjutkan ke Provinsi Likaonia dan Mesopotamia, Mosul, Babilonia, Kaldea, Arab, Ethiopia, dan Persia. Bartolomeus juga memberitakan kabar gembira Kristus di India.

Eusebius dari Kaisarea dan Santo Hieronimus yang hidup sekitar abad keempat mengisahkan, Bartolomeus mewartakan Injil hingga ke India. Saat ini, Pastor A.C. Perumalil SJ dan Moraes juga meneliti jejak karya-karya Bartolomeus di India. Di wilayah Bombay, ditemukan kota kuno bernama Kalyan. Berdasarkan data yang mereka dapat, tempat ini pernah menjadi pusat aktivitas kegiatan misionaris Santo Bartolomeus.

Karyanya yang paling besar ada di Armenia. Bersama Yudas, ia berhasil mempertobatkan bangsa Armenia. Karena karyanya ini, ia ditangkap Raja Armenia, Astyages, di Albanapolis, Tepi Laut Kaspia. Ada yang mengatakan bahwa ia dibunuh dengan cara dipenggal. Namun, tradisi masyarakat Armenia menyebutkan, Bartolomeus dikuliti hidup-hidup kemudian disalibkan.

Untuk menghormati jasa-jasanya bagi perintisan kekristenan di Armenia, masyarakat di tempat ini mengangkatnya menjadi santo pelindung Armenia. Sebuah biara dibangun tepat di tempat ia menjadi martir. Biara ini terletak di Provinisi Vaspurakan, Armenia (sekarang termasuk dalam wilayah Turki bagian Tenggara).

Berabad-abad setelah Bartolomeus wafat, Kaisar Konstantinopel, Anastasius, membawa jenazah Bartolomeus ke Kota Dura Europos. Kejadian ini berlangsung sekitar tahun 507. Kemudian, jenazahnya dibawa ke Lipari, pulau kecil di sekitar Sicilia, Italia.

Di tempat inilah, tulang-tulang dan kulit Santo Bartolomeus disimpan dalam Katedral Santo Bartolomeus Rasul. Potongan tulang tengkorak Santo Bartolomeus dipindahkan ke Katedral Frankfurt, Jerman, dan tulang tangannya disimpan di Katedral Canterbury, Inggris.

Setelah wafat, banyak mukjizat yang terjadi. Salah satunya adalah mukjizat di Lipari. Saat perayaan pesta nama Santo Bartolomeus, warga Lipari selalu mempunyai kebiasaan mengarak patung Santo Bartolomeus mengelilingi kota yang terletak di atas bukit ini. Semua orang turut serta dalam perayaan ini, meninggalkan rumah mereka masing-masing, dan ikut dalam perarakan.

Satu hari, ketika mengadakan perarakan, patung ini mendadak bertambah berat dan semakin berat. Setelah menuruni bukit, dan pergi ke daerah pinggiran kota, warga memutuskan untuk beristirahat sejenak karena mereka tak sanggup lagi mengangkat patung. Demikian juga semua orang yang mengikuti perarakan. Setelah memulihkan tenaga, mereka memutuskan untuk mengarak patung menjauhi kota karena tak sanggup lagi untuk naik ke bukit.

Tak lama kemudian, bencana longsor melanda Lipari. Seluruh rumah yang ada di atas bukit jatuh dan rata dengan tanah. Namun, seluruh penduduk kota selamat. Jika patung Santo Bartolomeus tidak bertambah berat dan warga tetap memutuskan menaiki bukit, mungkin mereka semua akan tewas dalam bencana ini.

Pesta Santo Bartolomeus diperingati setiap 24 Agustus menurut tradisi Gereja Barat dan setiap 11 Juni menurut tradisi Gereja Timur.

Panjikristo




Kunjungan: 964
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081318544200 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com