Memilih Nama Baptis dan Krisma

HIDUPKATOLIK.com - Romo yang saya kasihi, keluarga kami baru
dikaruniai anak pertama, laki-laki. Setelah saya mencari nama untuk
menamainya sesuai nama santo yang diperingati pada hari itu, tenyata
hanya ada nama Santa Agnes dari Montepulciano. Saya bingung! Anak saya
laki-laki, tidak mungkin diberi nama Agnes. Mohon saran dan bimbingan.
Oktavianus, Atambua, NTT
Saudara Oktavianus yang baik, pemberian nama santo-santa memang bisa
disesuaikan dengan tanggal lahir anak yang bersangkutan atau yang
terdekat dengan tanggal itu, tetapi tidak pernah ada keharusan.
Pemberian nama santo-santa dapat disesuaikan dengan maksud dari orangtua
atas masa depan anak.
Biasanya orangtua memberi nama santo-santa pelindung dengan maksud
menyesuaikan dengan kisah, kepribadian, perjuangan, arti simbolik, hal
yang dikagumi, tema kemartiran, atau juga hal-hal khusus yang terkenal
dari santo-santa itu.
Nama baptis dapat dipilih berdasarkan beberapa hal berikut ini, tetapi
tetap ada kebebasan memilih. Beberapa alasan yang lazim adalah
berdasarkan tanggal/bulan kelahiran atau pembaptisan. Misalnya, nama
Agustinus dipilih karena lahir atau dibaptis pada Agustus. Dapat juga
memilih nama Natalia, karena dibaptis pada hari Natal atau sekitarnya.
Yang terbaik adalah memilih nama seperti yang telah saya sampaikan di
atas, yaitu berdasarkan semangat, spiritualitas, atau perjuangan orang
kudus itu.
Spiritualitas dari santo-santa yang dipilih dapat menjadi pengingat dan
penyemangat bagi orang yang memakai namanya. Misalnya nama Maria, karena
ingin menjadi orang beriman sempurna dan setia. Dapat juga memilih nama
Fransiskus Asisi karena terpikat pada semangat murah hati dan
pelayanannya.
Dalam Kitab Hukum Kanonik (KHK) kanon 855 dituliskan, "Orangtua,
walibaptis, dan pastor paroki hendaknya menjaga agar jangan memberikan
nama yang asing dari napas kristiani." Berdasarkan kanon ini, maka
aturan pemakaian nama baptis adalah untuk memberikan makna kristiani,
bukan aturan lain. Dalam bahasa Inggris, nama ini disebut Christian Name
(Nama Kristiani).
Ada kebebasan dalam memilih nama baptis, tetapi tetap diusahakan adanya
kesesuaian makna kristiani. Dalam buku Puji Syukur, dapat ditemui
nama-nama santo-santa yang bisa dipakai, demikian juga pada situs-situs
resmi Gereja-Gereja paroki atau Gereja Katolik. Sebelum memilih,
pastikan bahwa nama dan artinya Anda kehendaki dan baik, bukan karena
keren, kebarat-baratan, atau unik saja.
Mengapa saat menerima Sakramen Krisma, kita diminta untuk memilih lagi
nama Krisma dari santo-santa? Mengapa tidak memakai nama santo-santa
yang sudah menjadi nama kita saja?
Merry, Bekasi
Saudara Merry yang baik, mengenai pemilihan nama Krisma, sebenarnya kita
tidak memiliki keharusan untuk menambah nama itu pada nama baptis yang
telah kita terima. Kita dapat menggunakan nama baptis untuk penerimaan
sakramen ini. Akan tetapi, tetap diberi kebebasan kepada calon penerima
Krisma untuk menambah nama guna menambah makna Sakramen Krisma yang
diterimanya.
Prinsip pemilihan nama Krisma sama dengan pemilihan nama baptis dalam
rangka maknanya. Tetapi, dalam hal ini nama Baptis memiliki nilai
keharusan lebih, karena urutan sakramen inisiasi dimulai dari sakramen
ini. Kalau nama baptis sudah dipilih, di kemudian hari jika tidak
memilih nama tambahan baru untuk krisma, tidak apa-apa.
Jangan pernah memilih nama sebelum Anda memastikan bahwa nama itu memang
benar-benar ada dan menjadi nama kristiani. Tidak semua nama dari Barat
adalah nama baptis/kristiani. Silakan memilih nama yang sesuai dengan
apa yang Anda renungkan dan terbaik, untuk anak Anda, untuk Anda
sendiri, dan untuk orang yang barangkali meminta usulan nama. Nama
orang-orang kudus yang Anda ketahui selalu menjadi andalan terbaik.
Tuhan memberkati.
Alexander Erwin Santoso MSF


