Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Murid Pertama Yesus - Hidup Katolik

Murid Pertama Yesus

Selasa, 24 Juli 2012 14:01 WIB
Murid Pertama Yesus
[gnesiolutheran.com]

HIDUPKATOLIK.com - Secara biologis, Bunda Maria melahirkan Yesus. Tetapi mengapa dikatakan bahwa Bunda Maria adalah murid Yesus yang pertama, bahkan orang pertama yang mendengar Injil Yesus Kristus? Bukankah pewartaan Injil baru terjadi setelah Pentakosta? Mohon penjelasan.

Yulita Ekasari Muliana, Semarang

Pertama, Injil berarti kabar gembira, yaitu bahwa Allah Putra telah menjadi manusia untuk menebus dosa-dosa manusia. Inti dari Injil ini menyangkut tentang identitas Yesus yang ganda, yaitu Yesus adalah Mesias dari keturunan Daud dan sekaligus Dia adalah Putra Allah.

Dalam pewartaan Kabar Gembira oleh malaikat Gabriel kepada Maria, dikatakan bahwa identitas Mesias sebagai anak Daud bersumber dari 2 Sam 7:9-16. Dalam perikop ini, Nabi Natan menjanjikan kepada Daud bahwa keluarganya turun-temurun akan memerintah Israel (ayat 9, 13, 14, dan 16). Lukas membuatnya eksplisit dalam 1:32-33 melalui Gabriel yang mengutip janji dari 2 Sam 7, dengan cara merumuskannya kembali. Hal ini akan tampak jika kita membandingkan kedua perikop tersebut, yaitu 2 Sam 7: 9, 13, 14, dan 16 dengan Luk 1: 32a, 32b, 33a, dn 33b.

Ketika Maria bertanya, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi?” karena Maria belum berhubungan intim dengan laki-laki, maka Malaikat Gabriel menjelaskan peranan Allah, yaitu bahwa “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut Kudus, Anak Allah.” (Luk 1:35).

Kedua, dalam pewartaannya Paulus menyebutkan identitas ganda Yesus dengan berkata: “Menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, menurut Roh kekudusan dinyatakan sebagai Anak Allah yang berkuasa” (Rom 1:3-4). Rumusan Paulus ini sangat dekat dengan cara Lukas memperkenalkan identitas ganda Yesus dalam peristiwa Kabar Gembira kepada Maria. Malaikat Gabriel menyatakan identitas Yesus sebagai keturunan Daud (1:32-33) sekaligus Yesus sebagai Anak Allah (1:35). Rumusan ini oleh Paulus disebut sebagai Kabar Gembira atau Injil (Rom 1:2).

Jadi, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa bagi Lukas, Maria sudah mendengar Injil Yesus Kristus bahkan Maria adalah orang pertama yang mendapatkan pewartaan Kabar Gembira atau Injil itu. Pewartaan Kabar Gembira oleh para Rasul memang baru terjadi sesudah Pentakosta, tetapi Kabar Gembira yang sama sudah diwartakan oleh Malaikat Gabriel kepada Maria.

Ketiga, dalam tradisi Sinoptik tentang karya pelayanan Yesus, Maria hanya tampil di satu adegan (Mrk 3:31-35; Mat 12:46-50; Luk 8:19-21). Dalam perikop ini, Yesus mendefinisikan keluarga bukan berdasarkan hubungan fisik, tetapi berdasarkan pelaksanaan kehendak Allah: “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku” (Mrk 3:35). Rumusan Lukas 8:21 menunjukkan secara lebih luas: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melakukannya.”

Rumusan Lukas ini bisa dibandingkan dengan jawaban Maria atas pewartaan Kabar Gembira malaikat Gabriel, yaitu “Jadilah padaku menurut perkataan-Mu.” (Luk 1:38). Di sini Lukas tidak hanya menggambarkan Maria sebagai seorang yang secara fisik setuju untuk menjadi ibu Yesus, tetapi dan terutama seorang yang memenuhi tolok ukur Yesus untuk disebut sebagai keluarga murid-murid-Nya, yaitu “mendengarkan Sabda Allah dan melakukannya”. Dalam hal ini Bunda Maria adalah murid pertama Yesus.

Keempat, bagi kita yang sedang berada pada masa penantian Adven ini, pesan Lukas tetap aktual, yaitu bahwa Dia yang akan lahir pada waktu Natal, bukan hanya keturunan Daud, Raja Damai, tetapi lebih dari itu. Dia adalah Anak Allah, kehadiran Allah di tengah kita. Mengakui identitas ganda itu tidak hanya berarti pengakuan intelektual, tetapi juga mencakup kehendak untuk mendengarkan pewartaan Yesus tentang kehendak Allah dan melakukannya.

Bunda Maria tampil sebagai Ibu kita tetapi juga sebagai teladan kita. Dialah yang pertama mendengarkan Injil Tuhan. Dialah yang pertama menjadi murid Tuhan. Karena keterbukaan hatinya, Bunda Maria memungkinkan Allah Putra menjelma menjadi manusia di dalam rahimnya. Jika kita terbuka seperti Maria, kita pun akan mewujudkan kehadiran Yesus melalui kesaksian hidup dan pelayanan kita.

Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM




Kunjungan: 1043
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com