Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Anak, Fokus BKSN 2010 - Hidup Katolik

Anak, Fokus BKSN 2010

Minggu, 5 September 2010 11:03 WIB
Anak, Fokus BKSN 2010
[Dok LBI]
Peserta Pernas LBI bergambar bersama usai menggodok tema BKSN di Wisma Erema, Cisarua, Bogor, 28 Juli – 1 Agustus 2008.

HIDUPKATOLIK.com - Semarak Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) mulai terasa di semua paroki, keuskupan, dan lembaga-lembaga Gereja. Tema tahun ini adalah Memperkenalkan Kitab Suci kepada Anak-anak Sejak Dini.

Tema ini sudah dirumuskan sejak 2008 lalu. Pertemuan Nasional (Pernas) Lembaga Biblika Indonesia (LBI) di Wisma Erema-Cisarua-Bogor, Jawa Barat, 28 Juli – 1 Agustus 2008, yang menggodoknya. Dalam Pernas itu, hadir ahli-ahli Kitab Suci, para Delegatus dan/atau Komisi Kitab Suci Keuskupan se-Indonesia, dan para utusan lembaga yang bergerak di bidang kerasulan Kitab Suci.

Sekretaris LBI, Pastor Laurent Prasetya Pr, mengungkapkan, Pernas LBI menyepakati satu fokus kerasulan LBI, yang akan dilaksanakan dari 2008 sampai 2012, berkaitan dengan kerasulan Kitab Suci dan anak-anak. “Fokus ini dipilih berdasarkan aneka keprihatinan yang berkaitan dengan pembinaan iman anak-anak Katolik dan munculnya kesadaran penting dan mendesaknya pendidikan iman anak-anak sejak usia dini,” jelasnya.

Aneka keprihatinan yang muncul biasanya berkaitan dengan materi, kemampuan pembina, metode, maupun sarana dan prasarana yang diperlukan. Selama ini, menurut imam yang tinggal di Muntilan-Jawa Tengah ini, yang terjadi adalah kebanyakan kegiatan pembinaan iman anak-anak Katolik, dengan istilah BIA, BIAK, PIA, dan sebagainya, berlangsung seadanya. “Yang penting, ada kegiatan pembinaan.”

Menurut Pastor Prasetya, sejak usia dini iman anak-anak harus mulai dibina, baik yang berkaitan dengan pengetahuan maupun penghayatannya. Secara khusus, mereka harus diajak dan ditumbuhkan kesadaran untuk mulai berkenalan, mengerti, dan mencintai Kitab Suci.

LBI telah mengadakan sejumlah kegiatan yang mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan iman, yakni lokakarya di beberapa keuskupan atau regio. Merunut ke belakang, tahun 2009, LBI mengadakan lokakarya di Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Maumere. Kedua lokakarya ini telah menghasilkan 50 cerita, yang akan dicetak sebagai buku, dan 50 lagu bernapaskan Kitab Suci, yang akan dikemas dalam bentuk VCD setelah dilengkapi dengan gerak atau tarian yang sesuai.

Hasil lokakarya itu ditindaklanjuti dan disempurnakan tahun ini. Pada 19-24 Oktober, akan dilaksanakan lokakarya regio Sumatra di Keuskupan Agung Medan, dengan bahan dramatisasi Kitab Suci. Selain itu, LBI telah mencanangkan bulan September menjadi saat penyadaran dan pemotivasian untuk melakukan gerakan bersama peduli pada pembinaan anak-anak sejak usia dini. Penyadaran dan pemotivasian ini diwujudkan dalam bentuk bahan pendalaman Kitab Suci bertema: Memperkenalkan Kitab Suci kepada Anak-anak Sejak Dini.

Di keuskupan-keuskupan
Keuskupan-keuskupan dan lembaga-lembaga Gereja menyambut tema ini dengan menyusun program masing-masing.

Di Keuskupan Agung Jakarta, Komisi KKS mengagendakan dua kegiatan, yaitu menerbitkan Buku Panduan BKS dan mengadakan lomba Mazmur di tingkat keuskupan. Buku panduan ini disusun Tim KKS yang beranggotakan ahli Kitab Suci dan alumni KPKS Angkatan ke-17, bersama Vikjen KAJ Pastor Y. Subagyo Pr. Diharapkan buku ini menjadi panduan dalam kegiatan renungan di lingkungan-lingkungan. “Saya berharap, fasilitator kreatif memberi panduan sehingga umat tergugah untuk berani membagikan pengalaman imannya, terutama dalam bergumul dengan Kitab Suci,” tutur Pastor Romanus Heri Santosa Pr, Ketua KKS-KAJ.

Lomba Mazmur dan Cerdas Cermat KS dilaksanakan di setiap paroki. Dari tiap paroki akan ada pemenang, yang maju ke tingkat dekanat, lantas babak final diadakan di tingkat keuskupan yang mempertemukan para juara di tingkat dekanat. Perlombaan ini, menurut Pastor Romanus, bisa menjadi pemicu awal bagi anak-anak dan remaja agar mencintai KS.

Di Keuskupan Agung Palembang, Ketua KKS Pastor Edy Prasetya Pr menjelaskan, BKSN telah dilaksanakan sejak Agustus. Yaitu, pertemuan para katekis akar rumput di wilayah Distrik Muara Bungo. Dalam pertemuan ini diadakan kursus Kitab Suci selama tiga hari (26-29 Agustus 2010).

Pada September, dilaksanakan sejumlah kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya WKRI Cabang Paroki St Maria, mengadakan pertemuan yang membahas topik: Bagaimana Mencintai Kitab Suci.

Pembukaan BKSN baru diadakan pada 5 September, menindaklanjuti tema dari LBI. Kegiatan lainnya adalah pertemuan para lektor Dekanat I Palembang, Minggu, 26/9. Peserta diharapkan tidak hanya membacakan Kitab Suci tetapi juga mengenal, membatinkan, dan juga membawa perubahan dalam hidup para lektor dan menjadikan KS sebagai sumber hidup.

Sementara itu, pendalaman KS berdasarkan materi yang disusun LBI diadakan dalam kelompok lingkungan, OMK, remaja, anak-anak, dan komunitas biara. Di paroki-paroki disarankan mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan KS (Lomba Baca Kitab Suci, Kuis Kitab Suci, Pemazmur, dll) bekerjasama dengan Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan.

Di Keuskupan Agung Medan (KAM), Komisi KKS telah menyusun bahan pendalaman di lingkungan-lingkungan selama bulan September. Menurut Ketua Komisi KKS, Sr Rosaline Ambarita KSSY, bahan ini merupakan pengembangan dari bahan yang dikeluarkan oleh LBI, tetapi disajikan dalam nuansa KAM dan dalam tiga bahasa: Indonesia, Karo, dan Batak Toba.

Bahan ini sudah siap pakai. Namun, masih harus disosialisasikan bagi para fasilitator yang akan membawakannya di lingkungan-lingkungan. Fasilitator yang diharapkan adalah orangtua (pengurus Gereja, pengurus lingkungan). Para orangtua mendapat penekanan secara khusus dalam hal pendidikan dan pengajaran iman anak. Staf Komisi Kerasulan Kitab Suci yang terdiri dari Sr Rosaline Ambarita KSSY dan Fernando Hady Sumarta Tamba, telah membuat sosialisasi ke paroki-paroki dan rayon-rayon. Namun, adakalanya pastor paroki-lah yang menyosialisasikannya kepada pengurus-pengurus dalam sermon-sermon singkat.

Komisi Kerasulan Kitab Suci KAM berharap, ini akan menjadi peristiwa penting dan kesempatan yang baik untuk menyadarkan diri, baik sebagai orangtua maupun anak. KS itu sumber iman yang harus diajarkan kepada anak. ”Tidak mengenal KS berarti tidak mengenal Kristus,” demikian Sr Rosaline menegaskan.

Seluruh kegiatan BKSN di KAM akan ditutup dengan penyelenggaraan acara di Paroki St Paulus, Onanrunggu, 25-26 September 2010.

Penerbit Kanisius
Penerbit-Percetakan Kanisius dalam Bulan Kitab Suci (BKS) tahun ini mencoba mendekatkan KS kepada anak.“Hal ini untuk mendorong supaya anak sejak dini mencintai KS,” tutur Direktur Penerbit-Percetakan Kanisius, Pastor Agustinus Sarwanto SJ di Kanisius Deresan Yogyakarta, Senin, l6/8.

Sejak l990-an, Kanisius rutin menggelar kegiatan BKS, seperti seminar, workshop, dan bedah buku terkait tema KS. Dan, pada pembukaan BKS tahun ini, Kanisius mengagendakan acara Bedah Kitab Mazmur menghadirkan pembicara Pastor A. Hari Kustono Pr dan Pastor A. Nunung W. Pr (1/9). Bersamaan dengan itu, di halaman Kanisus bakal dilangsungkan katekese anak.

Setiap hari Kanisius mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan KS, yaitu Sarasehan Bimbing Anak Cinta Kitab Suci, Seminar 100 Tahun Bunda Teresa, dengan pembicara Pastor T. Krispurwana Cahyadi SJ, dan lomba mewarnai dan menggambar. “Pada kesempatan itu kami akan meluncurkan Komik KS,” katanya.

Selanjutnya, digelar katekese anak, Sarasehan Inspirasi Batin 2011, Workshop Meditasi Syukur dan Terapi Penyembuhan bersama Komunitas Taman Banyu Urip. Selain itu, ada katekese anak, Perayaan Ekaristi keluarga bertema Eyang dan Cucu Cinta Kitab Suci, BKS SD Negeri se-Kabupaten Sleman, lomba CCA, lektor, mendaraskan Mazmur, lomba mewarnai dan melukis. Acara penutupan BKS ditandai dengan Seminar In The Steps of Jesus.

Akhirnya, ia mengharapkan, melalui BKS 2010, umat semakin kreatif untuk mencintai KS. “Kalau kita semakin mencintai KS, kehidupan ini akan semakin terasa hidup,” pungkasnya.

Anton Sumarjana,
Laporan: Markus Ivan




Kunjungan: 706
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com