Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Penampakan Maria di Guadalupe - Hidup Katolik

Penampakan Maria di Guadalupe

Kamis, 31 Januari 2013 14:51 WIB
Penampakan Maria di Guadalupe
[editthis.info]

HIDUPKATOLIK.com - Apakah penampakan di Guadalupe, Mexico (1531) adalah penampakan Maria yang pertama sejak jaman para Rasul? Apakah penampakan Maria di Guadalupe itu historis dan secara resmi diakui oleh Hirarki? Apakah hasil penemuan mikroskopik dari bola mata di lukisan Maria itu juga diakui kebenarannya oleh Gereja?

Heri Susantio,
Jakarta

Pertama, penampakan Maria di Guadalupe (1531) itu bukanlah yang pertama dalam sejarah Gereja. Dibandingkan Medali Wasiat (1831), Lourdes (1858) dan Fatima (1917) memang Guadalupe jauh lebih awal.

Penampakan Maria pertama yang tercatat dalam Gereja ialah penampakan Maria kepada suami istri di kota Roma pada abad IV, pada tanggal 4 Agustus. Si suami bernama Yohanes, sedangkan nama istrinya tidak dicatat dalam sejarah. Dalam penampakan itu, Maria memberitahu mereka bahwa Bunda Maria menginginkan sebuah Basilika dibangun di salah satu dari tujuh bukit di kota Roma, yaitu bukit Esquilino. Bunda Maria akan menunjukkan tempat yang tepat dengan salju. Pada saat yang sama Bunda Maria juga menampakkan diri kepada Paus Liberius dan mengatakan hal yang sama. Keesokan harinya, tanggal 5 Agustus, umat dikejutkan oleh tebaran salju yang berkilauan diterpa sinar mentari di atas bukit Equilino. Perlu diketahui bahwa salju sangat jarang turun di kota Roma.

Bapa Suci Liberius kemudian mendirikan sebuah Basilika di tempat itu. Basilika itu diberkati sebagai tempat ziarah dan dipersembahkan kepada Bunda Maria pada tahun 360, dengan nama Basilika Maria Majore atau juga dikenal sebagai Basilika Maria dari Salju karena mukjizat turunnya salju itu. Sampai sekarang Basilika Santa Maria Majore menjadi salah satu dari empat Basilika penting di kota Roma.

Kedua, memang ada keterbatasan-keterbatasan dari sifat historis penampakan ini. Tetapi kehadiran tetap Bunda Maria dan devosi umat yang sangat kuat kepada Bunda Maria dari Guadalupe menjadi bukti akan adanya intervensi ilahi melalui Bunda Maria. Tidak bisa diragukan Gereja memberikan persetujuannya atas penampakan ini. Paus Benediktus XIV menyatakan secara meriah Bunda Maria dari Guadalupe menjadi pelindung utama Mexico. Paus Leo XIII pada tanggal 12 Oktober 1895 memberikan otorisasi untuk memahkotai Bunda Maria dari Guadalupe sebagai Ratu Mexico, sedangkan 12 Oktober 1945 Bunda Maria dari Guadalupe dinyatakan sebagai Ratu seluruh Amerika oleh Paus Pius XII. Dalam kunjungannya yang pertama ke Mexico tahun 1979, Paus Yohanes Paulus II meneguhkan pengakuan Gereja akan penampakan ini. Beatifikasi pada 6 Mei 1990 dalam kunjungan kedua Bapa Suci dan kanonisasi Juan Diego Cuauhtlatoatzin pada 31 Juli 2002 oleh Paus Yohanes Paulus II memberikan kepastian yang tak terbantahkan.

Ketiga, mulai tahun 1979 DR Jose Aste, seorang opthalmologist, melakukan penelitian atas pupil mata gambar Bunda Maria yang ada di mantol (Span: tilma) Juan Diego dengan menggunakan teknik modern. Pupil mata itu diperbesar hingga 2500 kali dari ukuran aslinya. Foto-foto diambil langsung dari gambar aslinya. Dari studi ini dalam retina mata ditemukan gambar dari berbagai pribadi, yaitu seorang Indian asli duduk, wajah dari Uskup (Juan de Zumarraga), wajah dari penerjemah (Juan Gonzalez), seorang Spanyol, Juan Diego, seorang wanita hitam, dan sekelompok orang.

Yang menarik ialah bahwa gambaran-gambaran itu ada di kedua belah mata, dan gambar-gambar itu menunjukkan posisi, sudut pandang dan ukuran seperti yang ada dalam mata seseorang yang hidup seandainya bertemu pribadi-pribadi itu. Latar belakang dan pribadi-pribadi yang muncul sangat sesuai dengan kisah historis yang dicatat Imam keturunan Aztec yang bernama Romo Quetzalcoatl.

Perlu diketahui bahwa ukuran gambar-gambar itu sedemikian kecil sehingga hanya bisa dipastikan apa sebenarnya bentuk gambar itu dengan menggunakan teknologi komputer yang sangat canggih. Bahkan dengan teknologi kita sekarang, tidak mungkin mewarnai gambar-gambar itu yang sedemikian kecil dan dalam ketepatan yang sangat tinggi padahal gambar itu terlukis di atas bahan yang kasar. Tentang hasil terakhir ini, Gereja tidak mengambil sikap resmi. Tetapi hasil ini sangat meneguhkan iman umat bahwa Bunda Maria sungguh menampakkan diri. Cinta keibuan Maria ini sudah menunjukkan buahnya yang melimpah yaitu pada iman umat di seluruh Amerika.

Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM




Kunjungan: 3202
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com