Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


CU Semarong, Tayan Hulu, Sanggau: Aset 100 Miliar Lebih - Hidup Katolik

CU Semarong, Tayan Hulu, Sanggau: Aset 100 Miliar Lebih

Rabu, 27 Februari 2013 15:21 WIB
CU Semarong, Tayan Hulu, Sanggau: Aset 100 Miliar Lebih
[NN/Dok.CU Semarong]
Berlantai dua: Kantor pusat pelayanan CU Semarong di Sosok, Tayan Hulu Sanggau

HIDUPKATOLIK.com - Ahli waris ketua adat di Kampung Otong, Florensius Semar (56) mendapatkan Santunan Duka Keluarga dari CU Semarong sebesar Rp 13.000.000.

Florentinus meninggal, Juli 2009. Padahal, ia baru menjadi anggota CU Semarong pada 1 Januari 2009. Nomor anggotanya BA 24.208. Penyerahan santunan dilakukan pengurus pusat CU Semarong kepada keluarga Almarhum Florensius Semar di Kampung Otong, Tayan Hilir Kalimantan Barat.

Kampung Otong merupakan kampung pesisir Danau Lait, Tayan Hilir, Kalimantan Barat. Letaknya di sebuah pulau yang dihuni 30 KK. Sampan merupakan sarana transportasi utama masyarakat setempat. Di kampung ini terdapat 15 anggota CU.

Ibu Yuliana, Koordinator Tempat Pelayanan CU Semarong Tayan Hilir, Kalimantan Barat mengemukakan, penyerahan santunan duka semacam ini sudah berulangkali dilakukan di Kampung Otong.

Itulah salah satu kegiatan CU Semarong yang sudah berbadan hukum dengan No 060/B/X, tertanggal 25 Oktober 1999. Kantor pusatnya terletak di Jalan Bardan No 6-7 Sosok I, Kecamatan Tayan Hulu, Sanggau. Kantor berlantai dua ini milik CU Semarong.

Melebarkan sayap
CU Semarong dirintis Pastor Antonius Kalvin Pr bersama tokoh umat Katolik Paroki Kristus Raja Sosok. CU ini berdiri pada 7 Maret 1993 dengan jumlah anggota 20 orang. Jumlah aset yang dimiliki waktu itu, sebesar Rp 229.600.

Setelah Pastor Kalvin, kepemimpinan CU Semarong diserahkan kepada Pastor John Mustaram Pr. CU Semarong pun terus berkembang. Data per 31 Agustus 2009 mengungkapkan jumlah anggota sudah menjadi 21.255 orang, dengan total aset Rp 118.860.304.191.

Berdirinya CU Semarong bermula dari pertemuan para pastor paroki di Keuskupan Sanggau. Mereka memikirkan cara memberdayakan umat Katolik agar bisa mengatur keuangan keluarga dengan baik. Mereka ingin membantu umat dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya, meningkatkan kemampuan umat menyusun dan melaksanakan Anggaran Belanja Keluarga (ABK).

Sebagai langkah awal, peserta pertemuan di atas mengundang pengurus CU Lantang Tipo untuk mempromosikan CU kepada umat Katolik, sekaligus membantu membuat rancangan pembentukan CU di Paroki Kristus Raja Sosok. Mereka yakin, berdirinya sebuah CU yang tangguh pasti membantu masyarakat setempat mengatasi persoalan ekonomi.

Semarong adalah nama sebuah bukit di daerah Sosok. Para perintis CU mengartikan Semarong sebagai Semangat Gotong Royong.

Seiring waktu, CU Semarong tak hanya melayani umat Katolik saja. Pengurus CU melebarkan sayap menggapai masyarakat non Katolik. Tak mengherankan, jika jumlah anggota bertambah pesat.

Tahun 2000, tercatat jumlah anggota sebesar 916 orang dengan aset Rp 1.007.440.000. Tahun 2006, jumlah anggota meningkat menjadi 13.581 orang, dengan aset Rp 51.937.102.205. Tiga tahun kemudian, per 31 Agustus 2009, jumlah anggota sudah mencapai 21.255 orang, dengan total aset Rp 118.860.246.191.

Pesatnya pertambahan jumlah anggota dan aset CU ini selain karena melebarnya wilayah operasional CU Semarong, tidak hanya dalam lingkup Gereja. CU Semarong kini telah tersebar di lima kabupaten, yakni Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Landak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Sekadau.

CU ini juga telah memiliki 18 Tempat Pelayanan (TP) termasuk kantor pusat, serta sejumlah unit pelayanan (UP) di Senakin, Sompak, Binjai, Terentang, Nanga Mahap, dan Senaning, Kabupaten Sintang. Adapun susunan pengurus periode 2008-2010: Pastor Edmundus Saibar Pr (Pastor Kepala Paroki Kristus Raja Sosok) sebagai penasihat, Aquino Tomas menjadi Ketua Badan Pengawas, Lukas Katun menjadi sekretaris dan Lihim sebagai anggota.

Ketua Dewan Pengurus CU Semarong adalah Thomas Subent, dengan Wakil Ketua I: Silvanus Asip dan Wakil Ketua II: Mateus Kian. Sekretaris dipercayakan pada Daniele de Nuing dan Bendahara: Fransiskus Anyui. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka dibantu sembilan anggota dewan.

Bergabung
Guna memperkokoh langkah, CU Semarong bergabung dengan Pusat Koperasi Kredit Khatulistiwa (PUSKHAT) di Pontianak pada 18 Juli 2009. Langkah ini dilakukan segera setelah CU Semarong keluar dari Badan Koordinasi CU Kalimantan (BKCUK) pada bulan yang sama.

CU Semarong juga menjalin kerjasama dengan PT Asuransi Jiwasraya (PERSERO), dengan mengikuti jenis pinjaman Benefit Level. Dalam hal ini, klaim bukan dilakukan oleh perorangan tetapi oleh lembaga.

Sistem pembayaran klaim dari CU ke anggota dilakukan antarlembaga saja, karena seluruh pemegang polisnya adalah CU. Seluruh premi anggota dibayar oleh CU. Maka, dalam hal pengklaiman, pihak asuransi bekerjasama dengan Puskodit Khatulistiwa.

Dengan perkembangan yang cukup pesat, CU Semarong kini meningkatkan modal lembaga. Tujuannya agar pelayanan kepada anggota menjadi lebih baik.

Produk CU
Saat ini, CU Semarong memiliki dua jenis simpanan, yaitu simpanan saham dan simpanan non saham. Simpanan saham ditujukan untuk memperbesar saham/aset anggota, seperti simpanan pokok dan simpanan wajib. Kedua simpanan ini mendapat balas jasa sebesar 8% per tahun.

CU Semarong juga memiliki sejumlah produk khusus yang dilindungi Puskopdit Khatulistiwa. Produk-produk ini dikenal dengan sebutan Pro Ballein. Produk pertama, Simpanan Bunga Harian (SIBUHAR). Simpanan jenis ini sewaktu-waktu dapat ditarik, kecuali dalam jumlah besar. Penarik harus lebih dahulu memberitahukan kepada pengurus.

Jenis kedua, Simpanan Bulanan (SIBULAN). Simpanan ini berbentuk deposito atau simpanan bulanan berjangka, maksimal 12 bulan dengan bunga bervariasi sesuai dengan jangka waktunya. Yang ketiga, Simpanan Pendidikan (SIPENDIK). Jenis simpanan ini merupakan produk simpanan untuk menyongsong hari depan anak bangsa yang bermutu. Bunga simpanan 15% per tahun dan masa berlaku/jatuh tempo minimal tiga tahun.

Produk keempat dikenal dengan sebutan Simpanan Hari Tua (SIHARTA). Simpanan ini merupakan simpanan idaman pada hari tua, bisa dipakai sebagai sarana berjaga-jaga jika anggota sudah tua dan tidak bisa bekerja lagi. Besar bunga SIHARTA 15 % per tahun dengan masa belaku/jatuh tempo minimal lima tahun.

Kelima, Simpanan Anak Pelajar (SIAP), merupakan simpanan jenis non saham. Simpanan ini ditujukan untuk mendidik dan membina anak pelajar agar terbiasa menabung dan menyiapkan dana pendidikan. Simpanan awal sebesar Rp 15.000 dan simpanan bulanan Rp 5.000. Penarikan simpanan sesuai jangka waktu jatuh tempo, minimal tiga bulan dengan bunga 7% per tahun.

Terakhir, Simpanan Hari Raya (SIRAYA). Simpanan ini dikhususkan untuk menyiapkan hari raya. Simpanan awal Rp 1.000.000. Simpanan dapat ditarik sebulan menjelang hari raya dengan balas jasa sebesar 12% per tahun.

Selain itu, masih ada Solidaritas Kesehatan (SOLKESTA) seperti biaya rawat inap, biaya melahirkan, biaya pengobatan tradisional, biaya operasi ringan, sedang, dan berat termasuk biaya transportasi. Seperti contoh di atas, CU Semarong juga memberikan Santunan Duka Keluarga. Ini merupakan salah satu wujud solidaritas sesama anggota CU dalam mengatasi biaya-biaya yang dibutuhkan ahli waris/keluarga yang berduka.

Ada juga Solidaritas Kebakaran Rumah (SOLKEMAH). Dana ini diberikan khusus kepada anggota yang mengalami kebakaran rumah, dengan bantuan sebesar Rp 1.000.000.

Dengan menjadi anggota, mereka terbantu mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang membelit. Banyak anggota yang sudah berhasil mengembangkan hasil pinjaman modal usaha dari CU Semarong. Antara lain, Lukas Katun. Ia bergerak di bidang perikanan. Dia memiliki delapan kolam ikan di Sosok. Juga Yulianto, yang berhasil mengembangkan usaha studio foto.

Daniele de Nuing




Kunjungan: 937
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081318544200 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com