Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Pedagang Kaki Lima pun Bergabung - Hidup Katolik

Pedagang Kaki Lima pun Bergabung

Minggu, 30 Maret 2008 15:15 WIB

HIDUPKATOLIK.com - ”Dulu, saya tidak tahu-menahu tentang Kitab Suci. Melalui Karismatik, Roh Kudus membarui saya untuk mencintai Firman-Nya.”

Demikian ungkap Evelyn Chairy (64), yang merupakan angkatan pertama Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) di Keuskupan Sibolga. Persekutuan doa itu pertama kali masuk Keuskupan Sibolga, tahun 1988, dirintis oleh PDKK Keuskupan Agung Medan (PDKK-KAM)

Selama lima kali PDKK-KAM mengisi akhir pekan dengan memperkenalkan Gerakan Karismatik di Paroki Katedral St Theresia Sibolga. Kehadiran mereka sempat mengundang tanda tanya besar di kalangan umat setempat.

”Karena saat itu sedang marak aliran-aliran karismatik-pentakostal,” kenang Evelyn. Pastor paroki juga sangat berhati-hati dalam menyikapi kelanjutan PDKK di Paroki Katedral Sibolga.

Rasa haus
Bagi Evelyn, kehadiran PDKK-KAM meninggalkan rasa haus akan Firman Tuhan. Alhasil, sepeninggal mereka, ia mulai tekun membaca Kitab Suci. ”Meskipun tidak mengerti, saya baca saja. Tahun itu juga saya membaca Alkitab sampai tiga kali, dari Kejadian sampai Wahyu,” ungkapnya serius. Selain itu, Evelyn juga giat membaca buku-buku rohani.

Setahun berselang, pada Masa Pra Paskah, Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) Elisabet Jakarta mengunjungi Paroki Katedral Sibolga. Selanjutnya, PDKK Elisabet kerap datang ke keuskupan tersebut. Hingga akhirnya, 4 April 1989, Persekutuan Doa Karismatik St Stefanus di Paroki Katedral St Theresia Sibolga resmi berdiri.

Awalnya, PDK St Stefanus hanya beranggotakan tujuh orang dengan ketua Mangurus Tumanggor. Bertindak sebagai Moderator, Pastor Paroki Katedral, Bruno Arnd OFMCap. Selama beberapa bulan kelompok ini berjalan dengan anggota tujuh orang. Seminggu sekali mereka menyelenggarakan doa bersama. Namun, perlahan-lahan pengurus hilang satu per satu karena pindah tugas. Tinggal Mangurus Tumanggor.

”Saya memberanikan diri, karena saya lihat Karismatik baik dikembangkan,” ungkap guru SD Katolik Sibolga ini. Karena di tingkat keuskupan belum ada Badan Pelayanan Keuskupan-Pembaruan Karismatik Katolik (BPK-PKK), maka pengurus PDK St Stefanus sering menghadiri acara Karismatik nasional.

”Setelah mengikuti Konvenas Karismatik, saya terbeban untuk meneruskan tugas ini,” lanjut Tumanggor. Lantas, Evelyn mulai menjadi pengurus. Selama tujuh tahun ia menjadi Ketua BPK-PKK Keuskupan Sibolga. Dua tahun lalu, jabatan itu diemban Ferdinand Kosasih.

Stasi ke stasi
Seiring waktu, pengurus PDK St Stefanus giat mengunjungi paroki-paroki untuk memberikan pelayanan Sabda. Mereka berjalan dari stasi ke stasi di daratan Sumatera dan Nias. Perlahan-lahan umat mulai menerima Karismatik.

Kelompok ini juga giat mengadakan aksi sosial, seperti mengunjungi tahanan di penjara, memberikan bantuan sosial, dan mengunjungi orang sakit.

Setiap Rabu dan Minggu, PDK St Stefanus menyelenggarakan doa bersama di rumah anggota secara bergilir dan di ruang pertemuan paroki. Jumlah peserta pada hari Minggu sekitar 25-35 orang. Sementara pada hari Rabu sekitar 10-15 orang. Pembawa renungan bukan hanya imam. Setiap anggota PDK St Stefanus mendapat kesempatan membawakan renungan berupa khotbah atau sharing pengalaman.

Bila selama ini muncul kesan Karismatik adalah kelompok doa orang-orang berada, tidak demikian di Keuskupan Sibolga. Nyatanya, guru dan pedagang kaki lima ikut bergabung dalam PDK St Stefanus.

Blasius S. Yesse Pr




Kunjungan: 564
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com