Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Kebangkitan Yesus - Hidup Katolik

Kebangkitan Yesus

Selasa, 16 April 2013 15:05 WIB
Kebangkitan Yesus
turnbacktogod.com

IDUPKATOLIK.com - Selama menjadi katekumen, saya belum mengerti mengapa kebangkitan Yesus sedemikian penting bagi umat Katolik? Bukankah kelahiran Yesus dirayakan lebih meriah? Mengapa kebangkitan dipandang sebagai penebusan?

Siprianus Supardono, Malang

Pertama, nilai penting misteri Paskah jauh melebihi misteri Natal. Misteri Paskah, khususnya kebangkitan, adalah dasar iman Kristiani. Rasul Paulus mengatakan, bahwa tanpa kebangkitan sia-sialah iman kita (1 Kor 15:17). Nilai misteri Paskah tidak bisa dikalahkan oleh misteri Natal, meskipun Natal dirayakan lebih meriah. Kemeriahan Natal mungkin karena dekat dengan perayaan tahun baru.

Kedua,
jika Yesus tidak bangkit, bertahanlah pandangan bahwa penyaliban Yesus adalah tanda kutukan Allah kepada Yesus dan bahwa kematian-Nya adalah tanda hukuman Allah. Kebangkitan mengusir pandangan negatif tentang kematian Yesus. Kematian Yesus dipandang memang sebagai bagian dari rencana Allah, “Sesuai dengan Kitab Suci.” (1 Kor 15:3). Kebangkitan meneguhkan, Yesus adalah sungguh utusan Allah dan Allah berkenan pada pewartaan dan pekerjaan-Nya. Melalui kebangkitan, dibenarkanlah bahwa Allah adalah Bapa-Nya, Yesus adalah Anak Allah. Kebangkitan juga meneguhkan, Yesus ada dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus (bdk. Yoh 10:34-38). “Oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati dinyatakan Anak Allah yang berkuasa.” (Rom 1:4) (bdk KGK 648, 653).

Bagi orang Yahudi segala kemalangan di dunia ini adalah hukuman atas dosa (bdk. Yoh 9:1-2). Kematian adalah sengat dari dosa, puncak dari kemalangan
itu. Maka, kebangkitan berarti kemenangan atas kematian dan dosa (Kol 2:15). “Kita tahu, Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.” (Rom 6:9-10).

Ketiga,
“Kebangkitan terutama mensahkan apa yang telah dilakukan atau diajarkan Kristus. Semua kebenaran, juga yang tidak dapat dimengerti oleh pikiran manusia, mendapat pembenarannya setelah Kristus, oleh kebangkitan-Nya, memberikan bukti terhadap otoritas ilahi-Nya yang definitif yang telah dijanjikan.” (KGK 651). Kebangkitan mensahkan, Yesus adalah benar roti hidup yang telah turun dari surga yang mampu memberi hidup kekal (Yoh 6:25-59). Pernyataan Yesus sebagai sumber air hidup yang memancar terus sampai hidup kekal (Yoh 4:10-14) juga bisa dibenarkan. Kebangkitan juga meneguhkan, Yesus adalah sungguh-sungguh jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:6). Dan, Yesus mempunyai kuasa untuk “menyediakan tempat” bagi kita di rumah Bapa (bdk Yoh 14:1-3). Kebangkitan Kristus juga meneguhkan, misi pewartaan Kerajaan Allah sudah terpenuhi dan dinyatakan dalam diri Yesus, yang sepenuhnya dirajai oleh Allah. Kebangkitan menjadi batu penjuru untuk proses terwujudnya Kerajaan Allah.

Keempat,
karena kesatuan yang erat antara Kristus dengan seluruh umat manusia, kemenangan Yesus atas kematian bukanlah milik Kristus sendiri, melainkan menjadi milik semua orang yang hidup dalam persekutuan dengan Kristus. Kristus adalah yang sulung dibangkitkan dari antara orang mati (1 Kor 15:22-26). Jika karena Adam pertama kita semua ditundukkan kepada kematian, maka oleh Adam kedua kita semua dijadikan pemenang atas kematian. Kebangkitan Kristus menjadi bagi kita “Roh yang menghidupkan,” artinya kita dialihkan dari kematian kepada kehidupan, dari daging kepada roh (1 Kor 15:45). Roh yang menghidupkan inilah yang telah memerdekakan manusia dari hukum dosa dan hukum maut. Roh yang menghidupkan Kristus dari antara orang mati akan membangkitkan juga kita manusia dengan diam di dalam diri kita (bdk Rom 8:1-13). Kristus yang telah bangkit itulah yang menjadi sebab dan dasar utama kebangkitan kita yang akan datang (KGK 655). Jadi, kebangkitan Kristus menjadi sebab dari berakhirnya kuasa dosa dan kematian dalam diri kita. Karena itulah, kebangkitan Yesus dipandang sebagai penebusan kita.

Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM




Kunjungan: 764
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com