Hidupkatolik.com
Hidupkatolik.com


Tunda Kurikulum 2013! - Hidup Katolik

Tunda Kurikulum 2013!

Senin, 22 April 2013 11:45 WIB
Tunda Kurikulum 2013!
[HIDUP/Aprianita Ganadi]
Mendesak pemerintah: K2P3I menggelar konferensi pers mendesak pemerintah agar menunda pelaksanaan Kurikulum 2013.

HIDUPKATOLIK.com, JAKARTA - Kurikulum 2013 rencana bergulir pada tahun ajaran 2013/2014. Namun, banyak pihak, termasuk lembaga pendidikan Katolik menolak pemberlakuan Kurikulum 2013.

Kurikulum 2013 dinilai berbagai pihak memiliki cacat, karena tak memiliki konsep dasar yang jelas. Ketua Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), RD Karolus Jande dengan tegas menolak Kurikulum 2013. Menurutnya, kurikulum ini mengadopsi prinsipprinsip negara neoberalis, karena mengandung kata-kata; kompetitif, mandiri, efektif, dan efisien. “Kurikulum 2013 akan menghasilkan anak-anak yang egois, materialis, konsumeris, hedonis, dan pragmatis!” tegasnya.

Komunitas Katolik dan Protestan Peduli Pendidikan Indonesia (K2P3I) juga mendesak pemerintah menunda pelaksanaan Kurikulum 2013. Desakan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 8/4. Dosen STF Driyarkara Jakarta Prof. B.S. Mardiatmadja SJ, mengatakan, konsep Kurikulum 2013 mengisyaratkan bahwa sekolah seperti sebuah perusahaan. “Kurikulum ini memandang guru seperti ‘karyawan’, dan siswa sebagai ‘objek’ dalam proyek Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan!” gugat Pastor Mardi.

Sementara ditemui terpisah, F.X. Adi Susanto SJ yang mengikuti pembahasan Kurikulum 2013 ini, mengatakan, penyusunan buku Kurikulum 2013 sangat tergesa-gesa. Ia berkisah, pada akhir Desember 2012, seluruh penulis buku diminta menyelesaikan penulisan buku pada minggu ketiga Januari. “Bayangkan saja, menulis buku pelajaran hanya diberi waktu tiga minggu,” urainya.

Dalam Kurikulum 2013, kata Pastor Adi Susanto, pelajaran agama Katolik diberi judul “Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti”. Pemberian judul ini, menurutnya, sangat tidak tepat, karena seakan-akan
menilai bahwa pelajaran agama Katolik selama ini, tidak mengajarkan budi pekerti.

Pengamat pendidikan, Fidelis Waruwu pun mengkritisi Kurikulum 2013. Kurikulum ini, menurutnya, tidak bertolak dari kondisi pendidikan saat ini. “Untuk menyusun kurikulum, pemerintah harus melakukan penelitian ilmiah mengenai keadaan siswa dan guru mulai dari Aceh hingga Papua,” tegasnya.

Aprianita Ganadi




Kunjungan: 1109
Loading...
Loading...
Redaksi membuka kesempatan kepada pembaca untuk mengajukan pertanyaan atau topik yang dikehendaki untuk dijawab atau dijelaskan dalam rubrik Konsultasi Iman atau Konsultasi Keluarga. Kirimkan pertanyaan atau tanggapan anda melalui email ke: hidup@indo.net.id atau SMS ke nomor 081290781618 atau melalui pos ke Redaksi Majalah HIDUP Jl Kebon Jeruk Raya 85 Batusari, Jakarta 11530, Fax: 021-5485737.
lazada indonesia
lazada
© 2011 hidupkatolik.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Terms of Use | Redaksi | Karir | Contact Us | Email 1 | Email 2
     

Hidupkatolik.com