HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

MENGAPA HARUS SATU IMAN?

8
Romo Erwin berbicara dalam talk show memilih pasangan hidup.
[HIDUP/Christophorus Marimin]
MENGAPA HARUS SATU IMAN?
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – MENGAPA harus satu iman? Memangnya tidak boleh menikah beda agama? Apa salah jika menikah beda agama? Kalau dasar sudah cinta mau bagaimana lagi? Apa sih cinta? Inilah litani pertanyaan yang kerap diajukan pasangan-pasangan muda yang sedang jatuh cinta dan dimabuk asmara.

Guna mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, Seksi Kerasulan Keluarga dan Orang Muda Katolik Paroki St Stefanus Cilandak, Jakarta Selatan, mengadakan talk show bertajuk “Mengapa Sebaiknya Kita Memilih Pasangan yang Satu Iman?”. Ketua Komisi Kerasulan Keluarga Keuskupan Agung Jakarta Romo Alexander Erwin Susanto MSF didaulat menjadi narasumber dalam acara ini.

Ketua panitia acara Yosef Dwisanto Hardoyo berharap, melalui talk show ini orang muda bisa mencari jawab atas pertanyaan, mengapa harus satu iman ketika memilih pasangan hidup. “Memang keputusan memilih pasangan hidup adalah keputusan pribadi. Tetapi bila satu iman, sekurang-kurangnya satu dari sekian permasalahan dalam hidup berkeluarga hari-hari ini sudah diantisipasi sejak awal,” kata Yosef.

Sherly Agatha, salah satu orang muda yang ikut dalam kepanitiaan menjelaskan, dalam setiap Kursus Persiapan Perkawinan (KPP), jumlah “pasangan campur” mencapai angka 40 persen. “Maka setiap orang muda Katolik wajib memahami hal ini agar semakin tahu alasan harus memilih pasangan yang satu iman.”

Christophorus Marimin

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here