Renungan Senin, 28 November 2016 : Tradisi Adven | | HIDUPKATOLIK.com

Renungan Senin, 28 November 2016 : Tradisi Adven

Hidup TV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band dan juga dapat ditonton secara Streaming di Komputer dan Handphone dengan mengakses www.Hidup.tv

[wivesoffaith.org]
Renungan Senin, 28 November 2016 : Tradisi Adven
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comMasa Adven I; Yes 2:1-5; Mzm 122; Mat 24:37-44

MASA Adven berlangsung selama empat minggu. Dalam tradisi Gereja, dua minggu pertama mengajak kita merenungkan kedatangan Tuhan pada akhir zaman; sementara dua minggu berikutnya mempersiapkan kita menyambut kedatangan Tuhan pada hari Natal.

Sering kita membayangkan bahwa kedatangan Tuhan yang kedua nanti akan diwarnai dengan kengerian. Ada gempa bumi, petir menyambar, gunung meletus, dan sebagainya. Tapi apakah itu gambaran yang ada dalam Alkitab? Kiranya tidak. Bacaan pertama dari Kitab Nabi Yesaya 2:1-5 menampilkan suasana yang sangat berbeda. Pada hari itu digambarkan bahwa bangsa-bangsa akan berkumpul di gunung Tuhan dan Tuhan akan mengajarkan jalan-jalan-Nya. Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa, tapi tidak ada hukuman yang diwartakan. Yang disampaikan justru pesan kedamaian yang amat indah. “Mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang” (Yes 2:4).

Lalu? Mungkin kita juga tergerak untuk mulai mewujudkan kedamaian sehingga dunia bisa menjadi tempat yang lebih baik bagi semua manusia?

V. Indra Sanjaya

Comments on Facebook