HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Frans Dwi Susanto : Bahasa Tarzan

5
Frans Dwi Susanto
Frans Dwi Susanto : Bahasa Tarzan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com - SEJAK 16 tahun silam, Frans Dwi Susanto menjadi transleter untuk difabel. Keahlian ini ia tekuni sejak kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta. Saat itu, Frans diminta untuk menekuni satu ekstrakurikuler sosial di luar mata kuliah. Frans memilih “bahasa” difabel. Setelah mengikuti pelatihan selama tiga bulan dengan frekunesi pertemuan seminggu sekali, Frans langsung praktik mendampingi para tuna rungu dalam retret. “Tiga hari penuh saya menjadi transleter. Karena baru pertama kali, ya campur-campur deh, saya pake bahasa isyarat, bahasa Tarzan, bahasa apapun, yang penting mereka ngerti deh,” ujarnya.

Pada masa-masa awal menjadi transleter dalam Misa, Frans pernah menjadi bahan tertawaan. Ketika Romo membacakan Injil “…Yesus mengampuni wanita yang berzinah…”, Frans yang belum mengerti bagaimana menginterpretasikan kata berzinah. “Saya peragain kaya orang bersetubuh. Semua langsung pada tertawa. Mungkin mereka lihat ekspresi saya cukup sensual dan body language-nya gitu,” ungkapnya geli.

Frans masih menekuni tugasnya sebagai interpreter, di samping bekerja sebagai konsultan dan motivator. Frans berharap, ada regenerasi.

Marchela A. Vieba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here