HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Waspadai Oknum yang Memanfaatkan Massa untuk Kepentingan Jahat

31
Sri Indiyastuti, J. Kristiadi, Romo A. Setyo Wibowo SJ (HIDUP/Karina Chrisyantia)
Waspadai Oknum yang Memanfaatkan Massa untuk Kepentingan Jahat
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – NARASI populisme akhir-akhir ini diperbicangkan banyak kalangan. Bahkan, di beberapa negara maju seperti daratan Eropa, populisme menjadi semacam ”hantu sosial” yang dianggap merusak peradaban dunia. Padahal populisme merupakan istilah yang digunakan untuk paham yang mengutamakan kepentingan rakyat kecil, ketimbang kalangan elite.

Bagi aktivis Yayasan Persahabatan Indonesia-Kanada, Sri Indiyastuti, populisme merupakan hal yang wajar terjadi di negara yang menganut paham demokrasi, seperti Indonesia. Demokrasi sendiri, lanjutnya, mengutip pendapat filsuf Perancis Jacques Rancière bersifat disensus atau merusak tatanan sosial. Karena itu, tambah Sri, Rancière menyarankan agar populisme perlu diimbangi dengan solidaritas.

“Jangan terburu-buru memberi cap sebuah gerakan sosial sebagai perusuh yang harus ditumpas atau dibungkam. Terbukalah pada kemungkinan munculnya subyek-subyek sosial baru agar tidak jatuh pada praktik negara yang otoriter,” sarannya dalam seminar bertajuk “Kedudukan Rakyat dalam Populisme dan Demokrasi”, di STF Driyarkara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin, 27/3.

Sementara peniliti senior Center for Strategic and International Studies (CSIS), J. Kristiadi, tak memungkiri ada oknum yang menunggangi gelombang massa untuk kepentingan jahat. Sehingga, rakyat saling membeci satu sama lain. “Semakin besar angka yang diperoleh semakin besar kekuasaannya, semakin mendapatkan massa yang banyak, semakin besarlah pula kesempatan untuk meruntuhkan lawan politiknya,” ujar Kris.

Demi meminimalisir dampak buruk itu, Kris berharap ada pendidikan politik bagi kaum muda agar dapat membangun karakter yang baik.

 

Karina Chrisyantia

(Visited 1 times, 1 visits today)

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here