Kaul Kekal Suster Canossian

Mgr Nico menumpangkan tangan di atas kepala suster yang mengikrarkan kaul kekal.
[HIDUP/Antonius E. Sugiyanto]

HIDUPKATOLIK.com – KAUL kekal merupakan puncak penyerahan diri total kepada Tuhan bagi setiap pribadi yang membaktikan hidup sebagai biarawati. Ini adalah anugerah Tuhan. Kadang orang merasa tidak pantas menerima anugerah Tuhan ini. Meski demikian, Dia yang memantapkan tiap pribadi untuk menerima anugerah itu. Hal ini disampaikan Mgr Nicolaus Adi Seputra MSC saat memimpin Misa Kaul Kekal enam Suster Figlie della Carita Canossiana (FdCC) di Gereja St Matius Penginjil Bintaro, Sabtu, 25/3.

Dengan mengikrarkan kaul kekal, lanjut Uskup Agung Merauke ini, para suster otomatis menjadi ahli waris seluruh kekayaan tarekat. Hal ini mengandung tanggung jawab untuk menjaga karisma dan spiritualitas tarekat. “Ini adalah warisan surgawi yang dianugerahkan Allah kepada pendiri,” katanya.

Pada hari itu ada enam suster Canosian yang mengikrarkan kaul kekal, yaitu Sr Maria Abuk FdCC, Sr Mery Dioniana Nahak FdCC, Sr Theresia Tay Kehi FdCC, Sr Felisitas Nelty FdCC, Sr Elisabeth Tete FdCC, dan Sr Maria Elfrida Koe FdCC. Provinsial FdCC, Sr Geraldine Tan FdCC mengucapkan terima kasih kepada semua umat yang datang dalam Misa kaul kekal ini. Katanya, kehadiran seluruh umat merupakan dukungan yang menguatkan panggilan para suster.

Antonius E. Sugiyanto

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*