Misa Paskah Anak-anak di Paroki BMV Katedral Bogor | | HIDUPKATOLIK.com

Misa Paskah Anak-anak di Paroki BMV Katedral Bogor

Hidup TV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band dan juga dapat ditonton secara Streaming di Komputer dan Handphone dengan mengakses www.Hidup.tv

Misa Paskah Anak-anak di Paroki BMV Katedral Bogor
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – SETIAP tahun pada Hari Raya Paskah di Paroki BMV Katedral Bogor dilaksanakan Misa Khusus Anak-anak. Misa yang dimulai pukul 11.00 WIB itu dihadiri ratusan anak-anak. Keramaian khas anak-anak menambah meriah Perayaan Paskah Anak tahun ini. Misa dipimpin oleh Pastor Paroki BMV Katedral Bogor Romo Dominikus Savio Tukiyo dengan selebran Vikaris Paroki BMV Katedral Bogor Romo Pieter dan Romo Marselinus Wishnu Wardhana.

Saat dimulai khotbah, anak-anak diundang oleh Romo Pieter duduk bersama para imam di pelataran altar. Hal yang jarang terjadi ini membuat anak-anak bersemangat dan berebut ingin duduk di dekat para imam. Suasana riuh ramai karena khotbah yang komunikatif menambah kegembiraan hari ini.

Romo Pieter dalam khotbah mengedukasi anak-anak tentang Tri Hari Suci dalam Gereja Katolik. “Adik-adik siapa disini yang ikut misa Kamis Putih, Ibadat Jumat Agung, dan Misa Sabtu Suci?” tanya Romo Pieter. Spontan anak-anak menjawab ‘ya’ dan mengacungkan tangan tanda mereka mengikutinya. “Kamis Putih adalah perjamuan terakhir Yesus bersama para muridnya, Jumat Agung berarti Yesus Wafat, dan Sabtu Suci adalah malam kebangkitan yang ditandai dengan lilin Paskah. Yesus memang telah wafat tapi hari ini kita merayakan kebangkitannya, maka marilah kita bergembira,” paparnya.

Ia juga menghimbau kepada para orangtua untuk memberikan pengajaran iman yang baik kepada anak-anak. “Bapak atau ibu, pengajaran iman bukan hanya tanggung jawab para romo, tapi juga orangtua dan kita semua. Mari kita ajarkan iman yang baik agar anak-anak dapat bertumbuh dan berkembang dalam terang Kristus,” kata Romo Pieter.

Setelah khotbah, anak-anak kembali ke tempat duduk dan perayaan Paskah dilanjutkan dengan pemercikan air suci sebagai tanda pembaruan janji baptis.

Aloisius Johnsis

Comments on Facebook