HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Baru Sehari di Malang, Peserta AYD 2017 Langsung Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan

53
Baru Sehari di Malang, Peserta AYD 2017 Langsung Kerja Bakti Membersihkan Lingkungan
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK – ADA pemandangan yang beda di lingkungan Paroki St Andreas Malang. Tampak puluhan orang muda menginisiasi kerja bakti. Mereka adalah Orang Muda Katolik (OMK) peserta Asian Youth Day (AYD) 2017 di Keuskupan Malang. Bersama orangtua asuh dan warga paroki, OMK asal Vietnam, Singapura dan Kupang langsung membersihkan lingkungan sekitar rumah keluarga asuh; tempat mereka live in.

Usai, kerja bakti mereka bersiap menuju Gereja Katedral Maria Bunda Karmel Ijen untuk mengikuti Misa Pembukaan Days in Diocese di Keuskupan Malang pada Minggu 30/7. Sebelum misa berlangsung, peserta AYD 2017 dari Singapura, Vietnam, Keuskupan Kupang dan Atambua serta dari Keuskupan Malang berkumpul di halaman Gereja.

Mereka berbaur satu sama lain dan berbincang layaknya teman  lama yang baru bertemu lagi. Mgr Henricus Pidyarto Gunawan O.Carm, Uskup Malang menjadi konselebran utama. 17 Imam pendamping OMK serta imam di Keuskupan Malang menjadi konselebran pendamping dalam misa yang juga dihadiri oleh orangtua asuh.

Mgr Henricus Pidyarto Gunawan  saat melawat KH Hasyim di kediamannya. (Dok. HIDUP)

Mgr Pidyarto ikut bergembira dengan peserta AYD 2017. Ia berharap, AYD 2017 bisa memberikan kegembiraan dan semangat bagi Orang Muda Katolik tidak hanya Indonesia tetapi juga Asia untuk menjadi saksi Kristus dalam keberbedaan. Ia mengajak OMK untuk menghormati keberagaman dan menjunjung toleransi. Mgr Pidyarto sendiri merupakan sosok yang dikenal berbaur dan memiliki relasi akrab dengan tokoh lintas agama.

Hal itu tampak kala KH Hasyim Muzadi, ketua PBNU meninggal pada Maret silam. Mgr Pidyarto, menyebut KH. Muzadi sebagai penjaga toleransi hingga akhir hayat. Pun begitu, saat Mgr Pidyarto menerima tahbisan Episkopal 2016 silam, beberapa tokoh agama ikut hadir dalam acara ramah tamah. HIDUP yang melakukan liputan khusus menyaksikan keakraban Mgr Pidyarto dengan pemerintah dan para tokoh lintas agama di kota yang terkenal dengan Buah Apel nan lezat itu.

Mario dan Danis (Malang)

Editor: Edward Wirawan

 

(Visited 8 times, 1 visits today)

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here