HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Menteri Jonan: Saya 100 Persen Katolik, Juga 100 Persen Indonesia

3904
Menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) Ignasius Jonan - MediaIndonesia.com
Menteri Jonan: Saya 100 Persen Katolik, Juga 100 Persen Indonesia
2.8 (55%) 4 votes

HIDUPKATOLIK.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan dia tidak pernah merasa minoritas meski ia merupakan satu-satunya menteri yang beragama Katolik dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

“Saya 100 persen Katolik. Tapi saya juga 100 persen Indonesia,” kata Jonan dalam acara Konferensi Nasional Umat Katolik Indonesia di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Sabtu, 12 Agustus 2017.

Menurut Jonan, Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Sejak kecil, ia terbiasa dengan toleransi. Dia memiliki adik kandung yang beragama Islam dan tak pernah mempermasalahkannya. “Karena saya berbhineka, toleransi aja enggak apa-apa. Saya punya keyakinan sendiri. Adik saya punya sendiri,” ujar Jonan.

Baca Artikel Terkait:

Jonan bahkan mengatakan ia juga bakal memperlakukan anaknya dengan cara yang sama. Mantan Menteri Perhubungan ini akan membebaskan anaknya untuk memilih agama sesuai dengan kepercayaan mereka sendiri.

“Saya besarkan anak saya dengan agama Katolik. Tapi, kalau dia sudah besar punya keyakinan sendiri, ya enggak apa-apa. Saya fair,” kata Jonan.

Menurut Jonan, keyakinan itu tidak seharusnya diperdebatkan. Bapak-bapak bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke telah berbhineka sejak awal. “Kalau mau bangsa ini tetap ada ya harus berbhineka,” ujarnya.

Senada dengan Menteri Ignasius Jonan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan perbedaan suku, bangsa, dan agama itu tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, menurut dia, mempermasalahkan perbedaan hanya akan menimbulkan riak-riak kecil permusuhan menjadi besar. “Masalah ini sangat penting. Saya mau negara ini besar. Mudah-mudahan jiwanya juga besar,” ujar Ryamizard. (Tempo.co)

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here