HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Maria Katarina Sumarsih : Gigih Menegakkan HAM

62
Maria Katarina Sumarsih
[HIDUP/Yanuari Marwanto]
Maria Katarina Sumarsih : Gigih Menegakkan HAM
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – MARIA Katarina Sumarsih harus absen dalam latihan kelompok kor Serafim. Sebab ia menghadiri rapat untuk Aksi Kamisan ke-502. Saat rapat tengah berlangsung, telepon genggam milik ibunda B.R. Norma Irmawan, mahasiwa Unika Atma Jaya Jakarta yang menjadi korban Tragedi Semanggi I, berdering.

Anita dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang menelpon Sumarsih, Jumat, 4/8. Ia memberitahu kepada Sumarsih, AJI akan memberikan penghargaan kepada individu atau kelompok yang gigih menegakkan kebebasan pers, berekspresi, dan nilai-nilai keadilan serta demokrasi. Aksi Kamisan masuk nominasi Tasrif Award.

Kabar itu mendapat tepuk tangan dari sejumlah anak muda yang hadir dalam rapat tersebut. Selang beberapa menit, Sumarsih mendapat telepon yang memberi tahu bahwa dewan juri memutuskan Aksi Kamisan bersama Kartini Kendeng menjadi pemenang Tasrif Award 2017. Namun kali ini, ia merahasiakan kabar itu. “Agar surprise pada saatnya,” tutur umat Paroki Maria Kusuma Karmel Meruya, Keuskupan Agung Jakarta.

Saat perayaan ulang tahun AJI ke-23, di Hotel Arya Duta Jakarta, diumumkan peserta Aksi Kamisan sebagai salah satu pemenang Tasrif Award. Sumarsih, sebagai salah satu penggagas dan koordinator Aksi Kamisan menerima penghargaan tersebut. “Semoga anugerah Tasrif Award mampu mendorong pemerintah untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat sesuai undang-undang berlaku, yakni UU 26/2000 tentang Pengadilan HAM,” ungkap perempuan kelahiran Rogomulyo, Susukan, Semarang.

Aksi Kamisan dimulai 18 Januari 2007. Aksi ini dikenal juga dengan Aksi Payung Hitam. Selama melakukan aksi damai itu, mereka berdiri dan berpayung hitam, menggelar foto para korban dan spanduk, dan mengirim surat kepada Presiden RI. Sejak aksi pertama kali digelar, sudah 471 pucuk surat yang mereka kirim kepada Presiden RI. Aksi ini menginspirasi kaum muda berbagai kota melakukan aksi serupa.

Yanuari Marwanto

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here