HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Pastor Lawrence Carney : Penginjil Jalanan

161
Pastor Lawrence Carney
[c2.staticflickr.com]
Pastor Lawrence Carney : Penginjil Jalanan
5 (100%) 3 votes

HIDUPKATOLIK.com – JIKA berjalan-jalan di wilayah St Joseph, Missouri, Amerika Serikat, Anda mungkin akan berjumpa dengan seorang imam muda, tinggi, dan mengenakan jubah hitam dengan topi khas imam Saturno. Masih ada lagi, sang imam selalu menggenggam Rosario di satu tangan dan salib besar di tangan yang lain. Dialah Pastor Lawrence Carney, seorang imam Diosesan Wichita, Kansas, AS yang ditahbiskan pada 2007.

Selama tiga tahun terakhir, Pastor Carney mencurahkan sebagian waktunya sebagai “Peginjil Jalanan”. Ia berjalan-jalan menyusuri kota dan selama itu, Pastor Carney berdoa Rosario dan membagikan pesan-pesan Injil kepada orang-orang yang menghampirinya. “Aku menyebut ini sebagai ‘memancing’. Ini yang Tuhan kita lakukan. Banyak orang melihat saya dan tergerak untuk mendatangi saya dan berbicara,” katanya.

Dalam buku Walking the Road to God yang ditulisnya, Pastor Carney mengungkapkan bahwa ide ini datang bermula ketika dirinya melakukan perjalanan ziarah di Camino de Santiago di Spanyol. Dalam aksinya, ia memilih menggunakan jubah hitam. Selama 32 hari, ia mengungkapkan telah berbincang kepada 1000 orang yang ia temui di jalan. “Ada suatu misteri tentang jubah itu; seperti magnet, menarik orang kepada saya,” kata imam kelahiran 11 November 1975.

Dalam bukunya, Pastor Carney mengungkapkan perjumpaannya dengan seorang pria yang kehilangan saudara perempuan dalam sebuah tragedi pembunuhan. Ia mengajak pria itu berdoa dari Mazmur 26. Setelah berdoa, pria itu mengambil buku brevir yang dipegang Pastor Carney dan menciumnya. “Saya pergi ke kapel adorasi dan meminta Tuhan untuk menenangkan hatinya, sehingga ia tidak akan mengikuti keinginannya, untuk membunuh orang yang membunuh saudara perempuannya.”

Marchella A. Vieba

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here