HidupTV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band. HidupTV bersifat Free to Air sehingga anda juga dapat menyaksikan siaran TV Nasional lainnya secara gratis. HidupTV dapat juga ditonton secara Streaming Internet melalui www.Hidup.tv atau www.HidupKatolik.com. INFO: (021) 5491537 atau WA: 0812-8926-7548 (HidupTV) atau email: [email protected]

Sidang KWI: Gereja Yang Relevan dan Signifikan, Panggilan Gereja Menyucikan Dunia

741
Para Uskup dalam pembukaan Sidang Tahunan KWI 2017. (HIDUP/Y/Prayogo)
Sidang KWI: Gereja Yang Relevan dan Signifikan, Panggilan Gereja Menyucikan Dunia
3.5 (70%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.com – SIDANG Tahunan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dibuka hari ini, Senin, 6/11. Rencana, Sidang Tahunan akan berlangsung selama sepuluh hari, hingga Kamis, 16/11. Rangkaian Sidang para Uskup dibuka dengan ibadat yang dipimpin Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono. Sidang dibuka oleh Ketua KWI Mgr Ignatius Suharyo.

Seluruh Uskup dari penjuru Indonesia hadir dalam pembukaan, kecuali Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang dan Uskup Agung Medan Anicetus Bongsu Sinaga OFMCap. Mereka akan bergabung dengan para Uskup pada Selasa dan Rabu mendatang. Sebanyak enam Uskup emeritus juga hadir dalam pembukaan sidang. Mereka adalah Uskup Agung Emeritus Jakarta Kardinal Julius Darmaatmadja SJ, Uskup Emeritus Purwokerto Mgr Julianus Sunarka SJ, Uskup Agung Emeritus Pontianak Mgr Hieronymus Herculanus Bumbun OFMCap, Uskup Emeritus Bogor Mgr Cosmas Michael Angkur OFM, Uskup Emeritus Ketapang Mgr Blasius Pujoraharja, dan Uskup Agung Emeritus Medan Mgr Alfred Gonti Pius Datubara OFMCap. Hadir pula Administrator Diosesan Purwokerto Romo Tarcisius Puryatno. Selain para Uskup, pembukaan Sidang Tahunan KWI ini juga dihadiri Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi, Pelaksana Tugas ad interim Nunsiatura Apostolik Indonesia Romo Fabio Salerno, dan perwakilan dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Seperti biasa, rangkaian Sidang Tahunan KWI diawali dengan hari studi selama tiga hari, Senin-Rabu, 6-8/11. Hari studi tahun ini mengambil tema “Gereja yang Relevan dan Signifikan; Panggilan Gereja Menyucikan Dunia”. Hari studi ini bertujuan agar para Uskup memahami persoalan-persoalan kebangsaan saat ini, memperkuat suara kenabian Gereja di tengah masyarakat, dan meningkatkan peran hierarki Gereja dalam mendampingi kaum awam yang dipanggil untuk membangun kehidupan berbangsa yang lebih bermartabat.

Hari studi pertama menghadirkan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Yudi Latief. Ia memaparkan tentang kondisi kebangsaan saat dalam perspektif Pancasila. Semantara pada sesi kedua, hadir pengamat politik Yunarto Wijaya, yang membeberkan situasi dunia politik menjelang Pilkada serentak tahun depan dan Pemilu 2019. Hari studi Sidang Tahunan KWI juga akan mengundang pembicara Adrianus Meliala, Romo Eddy Kristiyanto OFM, Romo Felix Supranto SSCC, dan Alissa Q. Rahman.

Pada sela-sela Sidang Tahunan KWI, para Uskup juga rencana akan menggelar Misa konselebrasi yang diadakan Gerakan Orang Tua Asuh untuk Seminari (GOTAUS) di Gereja St Yohanes Bosco Danau Sunter, Minggu, 12/11. Sementara Misa penutupan Sidang KWI akan berlangsung Kamis, 16/11, di Gereja St Andreas Kim Tae Gon, Paroki St Yakobus Kelapa Gading, Keuskupan Agung Jakarta.

Y. Prayogo

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

SHARE

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here