Perayaan Hari Anak Misioner: Menjadi Pewarta Kegembiraan

293
Perayaan Hari Anak Misioner di Seminari Mertoyudan
Perayaan Hari Anak Misioner: Menjadi Pewarta Kegembiraan
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Perayaan Hari Anak Misioner di Seminari Mertoyudan

Dalam rangka Hari Anak Misioner, Karya Kepausan Indonesia/ Komisi Karya Misioner Keuskupan Agung Semarang (KAS), Minggu (07/01) menggelar perayaan ekaristi temu anak dan remaja KAS dengan Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko Pr.

Acara berlangsung di Kompleks Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan dengan mengusung tema “Berbagi Sukacita Injili dalam Kebhinekaan”.

Acara ini dihadiri lebih dari 8.000 peserta yakni anak-anak dari seluruh KAS (yang berasal dari kevikepan DIY, Surakarta, Kedu, dan Semarang), pendamping Iman Anak dan Remaja, peserta School of Missionary Animators (SOMA), Remaja KAS, serta promotor panggilan KAS.

Sebelum menggelar perayaan ekaristi, acara dimulai dengan kegiatan edukasi dan promosi panggilan yang dipandu oleh bruder, suster, dan pastor dari seluruh serikat Keuskupan Agung Semarang.

Setelah mengikuti kegiatan edukasi dan panggilan, selanjutnya peserta diarahkan menuju lapangan Seminari Menengah Mertoyudan untuk mengikuti perayaan Ekaristi Hari Anak Misioner yang dipimpin langsung oleh Mgr.Ruby.

Selain dihadiri oleh Uskup, acara ini juga dihadiri oleh pastor Markus Nurwidi Pranoto Pr selaku Direktur Diosesan Karya Kepausan Indonesia, pastor Yohanes Nugroho Tri Sumartono Pr selaku Direktur Museum Misi Muntilan, dan juga pastor Wito Karyono Pr selaku ketua Komisi Komunikasi Sosial KAS..

Pada kesempatan tersebut, Mgr.Ruby berpesan agar kita dapat mendalami tugas perutusan untuk menjadi pewarta kegembiraan. Pastor Nurwidi juga berpesan, “dengan semboyan Children helping Children yang berarti anak membantu anak dan dengan tindakan konkrit 2D2K Doa, Derma, Kurban, dan Kesaksian, kita bermisi dan menjadi anak-anak misioner, serta dapat mengembangkan dan mewujudkan pewartaan kabar gembira”.

Acara ditutup dengan tarian Bhineka persembahan dari Paroki Cawas, yang sebelumnya sempat mengalami kendala, yakni kecelakaan beruntun di daerah Tempel. Namun, karena semangatnya yang tinggi, seluruh anak-anak yang akan tampil pun tetap melanjutkan perjalanan dan mempersembahkan tarian yang indah kepada para peserta acara.

Acara ini pun berlangsung dengan meriah, seluruh anak-anak dan peserta terlihat antusias mengikuti perayaan Hari Anak Misioner tersebut.

Seluruh rangkaian acara kegiatan yang diadakan untuk memperingati Hari Anak Misioner tersebut dimaksudkan agar anak dan remaja semakin mengenal Uskup dengan semangat penggembalaannya dan semakin bersemangat untuk ikut ambil bagian dalam karya misi Gereja.

Selain itu juga untuk mengenalkan pilihan panggilan hidup bakti sejak dini kepada anak dan remaja, dan untuk mengungkapkan rasa syukur atas anugrah hidup ditengah masyarakat yang beraneka ragam baik suku budaya, ras dan agama.

Verena Redi Bella Ardiani (Mahasiswa Prodi Public Relations, ASMI Santa Maria Yogyakarta)

Editor: A.Bilandoro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here