Memahami Kesejatian Cinta Dengan Teologi Tubuh

240
Memahami Kesejatian Cinta Dengan Teologi Tubuh
3.7 (73.33%) 3 votes

HIDUPKATOLIK.COM – Orang Muda Katolik (OMK) gereja St. Fransiskus Xaverius, paroki Kuta, Bali bersama Persekutuan Doa (PD) Don Bosco dan Disciples of Jesus Covenant Community (DOJCC)  mengadakan  seminar Love, Dating, and Sex pada Minggu, 25/02 lalu, jam 09.00 – 16.00 WIB.

Tim PD mencatat, ada 150 orang peserta hadir di dalam seminar tersebut. Mereka terdiri dari para kaum muda (di atas 13 tahun) dan pasutri (pasangan suami isteri). Materi seminar mengacu pada ajaran Santo Yohanes Paulus II tentang Theology of the Body, disingkat TOB, atau Teologi Tubuh.

Para peserta Seminar Love, Dating, and Sex yang diadakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) paroki St. Fransiskus Xaverius , paroki Kuta, Bali, Persekutuan Doa (PD) Don Bosco dan Disciples of Jesus Covenant Community (DOJCC) pada Minggu, 25/02 (Foto: Tobit/Dyon Harshanto)

Santo Yohanes Paulus II pada lima tahun awal masa kepausannya, setiap Rabu di Vatikan menyampaikan rangkaian pengajaran atau katekese tentang TOB. Sebagaimana dikutip dari laman TOB (http://www.teologitubuh.com/tentang-tobit/); Teologi Tubuh memusatkan pada makna cinta yang sesungguhnya, bahwa tubuh manusia tidaklah menjauhkan manusia dari Allah, perkawinan memiliki makna ilahi, keperempuanan dan kelelakian merujuk pada gambar dan citra Allah.

Lebih lanjut, St. Yohanes Paulus II menyimpulkan bahwa Teologi Tubuh adalah cinta manusia dalam rencana Ilahi. TOB sendiri menjadi salah satu workshop dalam rangkaian kegiatan World Youth Day (ajang temu kaum muda) se-Dunia.

Tim TOBIT menghadirkan dua narasumber. Mereka adalalah dokter Lucia Luliana Sp.KFR, Spesialis Pengobatan Fisik dan Rehabilitasi yang berpraktek di Meruya. Ia  berkarya di TOBIT sejak 2010 dan pernah menjabat sebagai Ketua Youth Mission for Life yang mengeluarkan aplikasi Keluarga Berencana Alamiah bernama OVULA.

Ketiga narasumber Seminar Love, Dating, and Sex (Foto: Tobit/Dyon Harshanto)

Sementara dr Antonius Toni Periyanto sebagai Faculty (Pengajar) TOBIT, mengisi pada bagian kedua seminar di siang hari. Aktivis Orang Muda Katolik (OMK) di Persekutuan Doa (PD) St.Thomas Aquino, paroki Kalideres itu juga aktif sebagai Pewarta di Badan Pelayanan Keuskupan (BPK) Pembaruan Karismatik Katolik (PKK) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).

“Kini, teologi tubuh diwartakan kembali kepada umat, baik melalui seminar atau talkshow maupun webinar, seputar cinta, relasi dan seksualitas”, ujar Wakil Ketua TOBIT, Dyon Harshanto.

Webinar adalah salah satu cara penyampaian seminar secara daring kepada mereka yang tidak dapat hadir secara langsung di lokasi seminar, melalui jaringan internet dan berbayar. Dengan demikian peserta yang tidak bisa hadir ke Swissbell Hotel Rainforest, Kuta, Bali, juga dapat mengikuti seminar.

Dimanapun para peminat seminar berada, mereka dapat mengikuti seminar dengan menggunakan jaringan internet yang tersedia dan memiliki akses yang diberikan oleh panitia melalui fasilitas webinar.

 

A.Bilandoro

Redaksi website HIDUPKATOLIK.COM akan menerbitkan secara GRATIS semua artikel seperti info kegiatan, refleksi, resensi, agenda/rencana kegiatan dan sebagainya di web HIDUPKATOLIK.COM. Semua artikel anda akan kami viralkan juga di semua media sosial. Kami pastikan akan dibaca dan diketahui oleh ratusan ribu pembaca online. Agar dapat diterbitkan, Artikel wajib dilengkapi Foto/Gambar ilustrasi. Kirim ke email: [email protected].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here