PESPARANI,KOLABORASI IMAN PEMERINTAH DAN GEREJA

238
Rakornas PESPARANI hari kedua di Hotel Courtyard Bali/Yusti H.Wuarmanuk
PESPARANI,KOLABORASI IMAN PEMERINTAH DAN GEREJA
3 (60%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.COM – SUASANA riuh menyelimuti Aula Hotel Courtyard Marriott, Bali, Minggu, 11/03. Fransiskus Xaverius Mote, Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua meneriakan salam persaudaraan “wa,wa,wa,wa”. Salam persahabatan ini lalu disambut dengan salam balasan dari para peserta yang hadir. Suasana persaudaraan sangat terasa dari para peserta yang hadir dari berbagai provinsi di Indonesia.

Anggota LP3K Provinsi Papua/Yusti H.Wuarmanuk

Di hari kedua pertemuan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (PESPARANI) kegiatan diawali dengan pengenalan dari setiap peserta LP3K dari setiap provinsi dan kabupaten. Sedikitnya 21 provinsi yang sudah menyatakan siap mengikuti gawai akbar Gereja Katolik di Provinsi Maluku pada Oktober 2018 mendatang.

Sekretaris Umum LP3KN, Toni HF. Pardosi diawal pertemuan mengajak seluruh peserta agar memaparkan beberapa informasi terkait persiapan setiap daerah dalam menyukseskan PESPARANI nanti. Karena itu pada kesempatan ini, selain pengenalan setiap wilayah juga dipersilakan untuk memberikan informasi sejauh mana kesiapan baik itu soal pembentukan LP3KD, Surat Keputusan dari Gubernur, anggaran, dan sebagainya.

Frans Salem yang juga hadir sebagai Ketua Umum LP3KD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan provinsinya sudah siap menyukseskan kegiatan PESPARANI di Maluku nanti. Hal ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah NTT baik Gubernur, Bupati dan elemen pemerintah lainnya. Frans juga memohon doa agar persiapan PESPARANI di NTT dapat berjalan dengan baik. “Tentu kegiatan PESPARANI ini selalu mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Hal ini membuat kami selalu giat untuk menyukseskan acara ini,” ungkap Sekda NTT ini.

Frans Salem/Yusti H.Wuarmanuk

Dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sekretaris Umum LP3K, Joula Makarawung menjelaskan bahwa persiapan PESPARANI di Sulut tidak saja sebatas wacana tetapi sudah berjalan. Bahkan sudah diadakan seleksi peserta yang akan ikut dalam PESPARANI di Maluku nanti. “LP3KD Sulut telah dilantik dan sudah mengadakan seleksi anggota peserta yang ikut dalam PESPARANI nanti.”

Sementara itu, Pastor Emmanuel Do selaku Bendaraha LP3KD Provinsi Maluku sekaligus tuan rumah gawai akbar PESPARANI mengatakan, Maluku sudah siap menyambut kehadiran para peserta PESPARANI dari seluruh Indonesia. Maluku akan berlaku sebagai tuan rumah yang baik bagi para peserta. Untuk selanjutnya pertemuan ini akan menjadi bahan referensi bagi persiapan LP3KD Maluku nanti dan juga masukan penting bagi panitia persiapan PESPARANI nanti.

Romo Emmanuel Do Sekretaris LP3KD dan Ibu Olivia Lasol dari Provinsi Maluku/Yusti H. Wuarmanuk

Pada hari kedua Rakornas PESPARANI ini beberap agenda yang sudah disiapkan seperti pengenalan, pemaparan materi, launching situs website LP3K dan fasilitasi dari Bimas Katolik dalam penyelenggaraan PESPARANi Katolik sebagai bagian dari Pelayanan Ditjen Bimas Katolik terhadap masyarakat Katolik oleh Direktur Urusan Agama Katolik, Sihor Petrus Simbolon. Selain itu, ada pemaparan soal kebijakan Konferensi Waligereja Indonesia dalam pengembangan kehidupan umat beragama Katolik secara nasional oleh Sekretaris Komisi HAK KWI, Romo Agustinus Ulahayanan.

Yusti H.Wuarmanuk (Bali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here