Selamat Atas Terpilihnya Jenderal Superior SCJ Baru, Pastor Carlos Luis Suarez

280
General Superior SCJ terpilih, Pastor Carlos Luis Suarez, SCJ pada Jumat, 20/7. [facebook.com/dehoniansworldwide/]
Selamat Atas Terpilihnya Jenderal Superior SCJ Baru, Pastor Carlos Luis Suarez
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com Hari ini menjadi hari yang istimewa bagi komunitas Kongregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus (SCJ/Congregation of The Priests Of The Sacred Heart) atau sering disebut Dehonian atau Imam-imam dan Bruder-bruder SCJ.

Istimewa karena sudah terpilih Jenderal Superior yang baru Pastor Carlos Luis Suarez Codorniú, SCJ pada Jumat, 20/7. Lahir di Kepulauan Canary, ia tinggal dan melayani di Venezuela selama lebih dari 30 tahun. Pastor Carlos Luis lahir pada 1965 mengikrarkan kaul pertamanya pada 1984 dan ditahbiskan pada 1990. (dilansir dari https://www.facebook.com/dehoniansworldwide/)

Pemilihan kanonik sebelumnya berlangsung pada Jumat, 20/7, dengan melibatkan lebih dari 75 delegasi dalam Kapitel Umum (General Chapter). Mereka mewakili sekitar 40 negara dari lima benua.

Rekan satu komunitas, Pastor Frans de Sales SCJ dari Palembang, Indonesia turut mengkonfirmasi berita pemilihan General Superior yang baru. Ia menyampaikan, hari Jumat ini juga menjadi istimewa dengan 12 Frater baru yang mengucapkan kaul pertama mereka, diikuti oleh 6 Frater yang mengucapkan kaul kekal dan 32 Frater yang membaharui kaul selibatnya.

Pastor Frans menambahkan, bahwa pada 6 April yang lalu Pastor Heiner Wilmer, Jendral SCJ, diangkat oleh Sri Paus menjadi Uskup di Hildesheim, Jerman. Kemudian ia digantikan oleh wakilnya bernama Carlos Camano Martin. “Tetapi dia hanya sementara sampai ada pemilihan Jendral yang baru. Jendral baru ini adalah Pastor Carlos Luis Suarez Codorniú, SCJ,” tulisnya.

Dalam pemilihan Pemimpin Umum ordo yang telah berdiri sejak 1878 tersebut, Pastor Jacobus de Rooij, mewakili Dehonian tertua (Konfederasi Belanda-Flemish) bertindak sebagai selebran utama dalam Misa Roh Kudus pada Jumat, 20/7, didampingi oleh Pastor Francis Vu Tran dari Vietnam, Pastor Lukas Hadi Siswo Sasmito dari Indonesia dan Pastor Francis Pupkowski dari Filipina. Intensi doa secara khusus adalah untuk pemilihan Jenderal Superior. “Semoga kita mendengarkan Roh Kudus,” tutur Pastor Jacobus.

Calling on the Holy Spirit

Sebelumnya dalam pemilihan yang berlangsung di Roma (mulai 14-27 Juli), dalam sebuah misa Kapitel Umum ke-24 para Imam Hati Kudus, Kamis sore, 19/7, Pastor Bernard Tente Sompane, Superior Provinsi dari Afrika Selatan, memimpin misa bersama para delegasi yang dijadwalkan untuk memulai proses penegasan (discernment) untuk pemilihan Pemimpin Umum (General Superior).


Pastor Carlos Luis Suarez Codorniú, SCJ,[Dok.Rm Sapto Dwihandoko SCJ, Provinsial SCJ Indonesia]
Pastor Carlos Luis Suarez Codorniú, SCJ menggantikan Pastor Carlos Enrique Caamaño Martín, SCJ, yang menjadi Superior General sebelumnya.

Ceritanya begini, pada 6 April yang lalu Pater Heiner Wilmer, Jendral SCJ, diangkat oleh Sri Paus menjadi uskup di Hildesheim, Jerman. Lalu beliau digantikan oleh wakilnya bernama Carlos Camano Martin. Tetapi dia hanya sementara sampai ada pemilihan jendral yang baru. Jendral baru ini adalah Carlos Luis Suarez Codorniu…

Ia pernah belajar filsafat dan teologi di Salamanca (Spanyol) dan di Caracas (Venezuela). Pastor Carlos Luis memiliki lisensi Ilmu Biblis dari Pontifical Biblical Institute (Roma) dan gelar doktor dari Pontifical Gregorian University (Roma).

Dia baru-baru ini tinggal dan melayani di Caracas (Venezuela), di mana dia mengajar Kitab Suci. Ia juga menjabat sebagai Rektor Institut Teologi untuk Agama (ITER, Venezuela) dan Dekan Fakultas Teologi Universitas Katolik Andrés Bello (UCAB, Venezuela).

Pastor Carlos Luis pernah berkarya di India, namun selama lebih dari 30 tahun terakhir, Venezuela adalah rumahnya, sebuah negara dimana kemiskinan dan kerusuhan sipil tampaknya tumbuh setiap hari. “Kami berada di negara yang sangat terpecah secara sosial, politik dan ekonomi,” kata Pastor Carlos Luis dalam sebuah wawancara.

Ia mengatakan, rekonsiliasi bukan hanya sesuatu yang perlu terjadi secara individual, tetapi sesuatu yang merupakan tugas bagi masyarakat. Tugas untuk semua, tetapi terutama bagi kita. “Kami [Dehonians] menyebut diri kami sebagai ‘Pelayan Rekonsiliasi’. Dimulai dengan Hati Yesus, kami ingin mengubah hati orang-orang juga, sehingga kami dapat mengubah segalanya,” tutur Pastor Carlos yang akan menjalankan tugasnya selama enam tahun.

 

Antonius Bilandoro

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here