Ignatius Bayu Hermawan: Menemukan Diri dengan Kehilangan

68
Ignatius Bayu Hermawan. [HIDUP/ Felicia Permata Hanggu]
Ignatius Bayu Hermawan: Menemukan Diri dengan Kehilangan
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com  KEBERSIHAN sangat penting bagi kehidupan manusia, tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di pedesaan. Kesadaran inilah yang coba dibagikan Ignatius Bayu Hermawan ketika ia berada di Desa Tau Lumbis dan Labang Lumbis Ogong, Nunukan, Kalimantan Utara.

Ceritanya, sosok tinggi rupawan ini menjadi bagian dari Apostolus Missionis Keuskupan Bogor. Sebulan lalu, ia menjalankan misi pertama ke Stasi St Antonius Intin, Paroki St Santa Maria Bunda Karmel, Mansalong Keuskupan Tanjung Selor.

Sebagai dokter muda, Bayu memberi penyuluhan tentang beberapa sumber penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia. Ia mencermati, kebanyakan orang yang ia jumpai di sana, banyak menderita maag akibat terlalu sering mengonsumsi kopi dan jarang minum air putih.

Dengan luwes, ia menghimbau umat mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah. Ia juga mengingatkan untuk rajin meminum air putih. Bayu pun membuka klinik terbuka bagi umat yang memeriksakan kesehatannya.

Umat pun antusias menyambangi “klinik dadakan” ini. “Sangat banyak yang mendaftar, saya sampai harus menolak beberapa pasien karena persedian obat yang kami bawa tidak memadai,” ungkap kelahiran 11 Februari 1994 ini.

Satu yang jadi kendala adalah bahasa. Bayu kadang kesulitan memahami keluhan umat yang datang kepadanya karena beberapa dari mereka tak begitu fasih berbahasa Indonesia. Meski begitu, ia bersyukur diberikan kesempatan oleh Tuhan bisa pergi bermisi.

Ia sadar, membantu orang lain dapat membantunya mengenali diri sendiri. “Cara terbaik untuk menemukan dirimu sendiri adalah dengan kehilangan dirimu dalam melayani orang lain,” tutur umat Paroki Keluarga Kudus, Cibinong, Keuskupan Bogor ini.

 

Felicia Permata Hanggu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here