Dubes RI: Misionaris adalah Aset Diplomasi Indonesia

579
Pesta perak imamat Pastor Anis Luan SVD dirayakan bersama para kerabat (dari kiri ke kanan): Bruder Eduardus SVD, Staf Kedutaan, Sr. Stefy SSpS, Pastor Anis Luan SVD, Dubes Niniek Kun Naryatie, Sr. Xavery SSpS, dan Pater Maks. [dok.pribadi]
Dubes RI: Misionaris adalah Aset Diplomasi Indonesia
4.5 (90%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.com  Pastor Anis Luan, SVD merayakan pesta perak imamat di Argentina. Perayaan 25 tahun tahbisan imamat Pastor Anis turut dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Argentina (merangkap Paraguay dan Uruguay), Niniek Kun Naryatie.

Pastor Anis merasakan kedekatan yang mendalam dengan umat dimana ia berkarya sebagai seorang misionaris, meskipun kadang ia berada jauh dari keluarganya. Perayaan tersebut berlangsung pada Sabtu lalu, 29/9, pukul 19.00 waktu Argentina, serta diselenggarakan di Gereja Pusat paroki Santisima Trinidad, Rafael Calzada, Buenos Aires – Argentina.

Pastor Anis telah berkarya misi di Argentina selama 24 tahun, persisnya pada 22 Juli lalu. “Tahun depan saya akan merayakan 25 tahun berkarya sebagai misionaris di Argentina,” ujarnya. Ia berkarya di Paroki Santisima Trinidad, yang terletak di Rafael Calzada, San Martin 3803, Provinsi Buenos Aires, Argentina, dengan jumlah umat sekitar 25 ribu orang.

Dalam kesempatan itu, Niniek menilai bahwa apa yang telah dilakukannya sebagai Dubes selama ini belumlah sebanding, ketika ia melihat perjuangan dan pengabdian para “Padre” (pastor/ misionaris) yang berkarya di Amerika Selatan, dimana salah satunya ialah Pastor Anis Luan.

“Saya terharu dan senang melihat banyaknya masyarakat Argentina yang hadir pada perayaan itu. Mereka ada yang datang dari jauh, dari luar kota Buenos Aires,” ungkap Niniek.

“Ini menunjukan pengabdian mereka (para Imam-red.) diterima masyarakat setempat dengan sukacita,” tulis Niniek, seraya mengapresiasi, “akhirnya saya juga bangga karena mereka pada dasarnya adalah aset diplomasi Indonesia juga yang harus kita jaga dan hormati.”

 

Laporan: Sylvia Marsidi
Penulis: Antonius Bilandoro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here