Mgr Yan Olla: Memenangkan Pertarungan Rohani dengan Malaikat Mikael

231
Lukisan Guido Reni (di Gereja Santa Maria della Concezione, Roma, 1636), menggambarkan sebuah sikap kemenangan sebelum pukulan fatal, ketika kita melihat dua tokoh yang telah berakhir dengan perjuangan yang mengerikan dan keras, yang akhirnya ditundukkan. Ini adalah pertempuran antara kebaikan dan kejahatan dan kegelapan dan cahaya. Yang jatuh, Setan, telah ditaklukkan dan dikalahkan oleh Malaikat Tertinggi Michael. Mosaik dari lukisan yang sama menghiasi altar St. Michael di Basilika Santo Petrus. [dok. beautyofbaroque.wordpress.com]
Mgr Yan Olla: Memenangkan Pertarungan Rohani dengan Malaikat Mikael
Mohon Beri Bintang

FLORES, NTT, HIDUPKATOLIK.com – Dua belas diakon Serikat Sabda Allah (SVD) ditahbiskan menjadi imam Katolik oleh Mgr Paulinus Yan Olla, MSF di Aula Santo Thomas Aquinas Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Sabtu (29/09/2018).

Perayaan ekaristi penahbisan dimulai pada pukul 08.30 sampai 11.30 WITA, dipimpin oleh Uskup Keuskupan Tanjung Selor Mgr Paulinus Yan Olla. Dalam khotbahnya pada perayaan agung, Mgr Paulinus mengatakan bahwa secara mengejutkan perayaan hari ini bertepatan dengan pesta tiga malaikat agung (Mikael, Gabriel, dan Rafael).

“Seperti kerinduan St Arnoldus Jansen untuk mengutus misionaris, peristiwa yang dirayakan hari ini juga mengingatkan kita akan Allah yang mengirim utusan atau misionaris Mikhael, Gabriel, dan Rafael, ketiga malaikat agung.”

Baca juga: http://www.hidupkatolik.com/2018/10/10/26993/kekuatan-allah-mendahului-perutusan-misi-12-diakon-svd/

“Renungan atau apa yang menjadi tugas perutusan mereka dapat menjadi inspirasi bagi kita yang hari ini merayakannya dalam rangka tahbisan para diakon muda ini menjadi imam”, kata uskup yang adalah alumnus Seminari Santa Maria Immaculata Lalian, Atambua itu.

Kemudian, Uskup Paulinus Yan Olla menjelaskan bahwa Mikhael yang dalam bahasa Kitab Suci diterjemahkan menjadi “siapa yang adalah seperti Allah”, digambarkan sebagai panglima para malaikat yang setia kepada Allah.

Oleh karena itu, tegasnya, kita melihat kekuatan seperti yang dilukiskan dalam bacaan pertama hari ini bahwa ada malaikat-malaikat yang hadir di hadapan Allah, seperti yang kita dengar dalam nubuat Daniel dalam bacaan pertama. Akan tetapi, menurut mantan Dewan Jenderal MSF (2001-2007) ini, hal itu seringkali dimengerti secara salah atau keliru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here