Presiden Tidak Hadir di Pesparani, Kita Tetap Mewartakan Sukacita

676
Presiden Tidak Hadir di Pesparani, Kita Tetap Mewartakan Sukacita
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com Presiden RI Joko Widodo memastikan diri tidak membuka Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) I di Ambon, Maluku. Pernyataan ini dinyatakan dalam konferensi Pers di lantai 2 Gedung Gubernur Maluku, Sabtu, 27/10.

Dalam konferensi pers ini hadir Sekretaris umum Panitia lokal Titus Rahail, Ketua LP3KN Adrianus Eliasta Meliala, dan Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC.
Dihadapan 40 wartawan baik nasional dan lokal, Adrianus menjelaskan bahwa panitia lokal maupun pusat sudah berusaha sebisa mungkin untuk menghadirkan Presiden Joko Widodo. Tetapi semua keputusan tentu dengan pertimbangan lain sehingga beliau tidak berkesempatan hadir. “Meski begitu Presiden akan hadir secara digital lewat sambutan video kepada masyarakat Maluku secara khusus dan peserta Pesparani,” ungkap Adrianus.
Adrianus selanjutnya menjelaskan bahwa kendati tidak hadirnya Presiden tetapi ada delegasi presiden yaitu Menteri ESDM Ignatius Jonan yang akan membuka Pesparani ini. Terkait Jonan, Adrianus menambahkan akan hadir juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.”Hadirnya Pak Jonan dan pak Saifuddin kiranya bisa mewakili kegelisahan hati masyarakat,” jelas Adrianus.
Sementara itu Mgr Mandagi menjelaskan soal hakikat Pesparani sesungguhnya. Menurutnya ketidakhadiran orang nomor satu di negeri ini kiranya tidak mengurangi rasa sukacita sebagai satu kesatuan dalam acara ini.
Mgr Mandagi mengatakan Pesparani adalah kesempatan untuk mempertobatkan diri kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan. Harusnya even besar ini melambangkan sebuah tahap dimana kita semua mau membangun kerukunan antar umat beragama tanpa sekat.
“Ini adalah momen membangun kerukunan antar umat beragama karena saat ini banyak orang karena politik menjadi ‘setan’ bagi orang lain. Setan sudah pensiun karena banyak orang Kristen sudah menjadi setan dengan tingkah laku yang tidak mencerminkan Kristus,” ungkap Mgr Mandagi.
Sementara itu Titus mengatakan sedikitnya 12.000 peserta sudah menyemut di Kota Ambon. Sebagai panitia mereka berharap agar segala sesuatu dapat berjalan dengan baik agar tersuksesnya kegiatan ini.
Yustinus H.Wuarmanuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here