Bagi banyak Fransiskan, “Adven” dimulai setelah Hari Raya Semua Orang Kudus

354
[Dok. OFM Indonesia]
Bagi banyak Fransiskan, “Adven” dimulai setelah Hari Raya Semua Orang Kudus
5 (100%) 1 vote

Perayaan liturgi Adven masih seminggu lagi, namun bagi para pengikut St. Fransiskus Adven sudah dimulai  sejak berakhirnya Pesta Semua orang Kudus (1 November). Bagi para Fransiskan persiapan natal sangat khusus bagi mereka. Tradisi ini oleh beberapa orang disebut sebagai ‘Adven Fransiskan’. Kebiasaan ini pun merujuk pada regula yang dibuat oleh St Fransiskus sendiri. Pada Regula Saudara Dina ia menulis bahwa semua biarawan harus berpuasa semenjak Pesta Semua Orang Kudus usai hingga menjelang perayaan Natal.

Gagasan tentang berpuasa sebelum Natal mungkin terasa aneh bagi sebagian orang, karena perayaan Natal modern mencakup lebih banyak pesta sebelum Hari Natal tiba. Namun, bagi orang Kristen awal, natal adalah bagian dasar dari kehidupan.

Sebagai contoh, pada abad ke-8, umat Kristen Timur mengadakan persiapan Natal. Mereka dengan teguh percaya pada pepatah kuno yang mengatakan untuk ‘berpuasa sebelum berpesta’. Selain itu, mereka mengikuti teladan Kristus tentang berpuasa selama 40 hari di padang gurun sebelum memulai pelayanan dan pewartaan di muka umum. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan dengan khidmat perayaan Natal Agung pada 25 Desember, mereka pun berpuasa selama 40 hari. Puasa dimulai pada tanggal 15 November dan berakhir pada Malam Natal.

Santo Fransiskus sendiri memiliki cinta khusus pada Natal. Hal ini dapat dilihat melalui kisah populer tentang bagaimana ia menciptakan suasana atau adegan Kelahiran Yesus yang pertama. Maka dapat dimengerti mengapa St Fransiskus memperpanjang waktu persiapan Natal sampai sekitar 55 hari (47 hari jika mengecualikan hari Minggu).

Ketika dunia sudah mulai merangkul “musim Natal”, Santo Fransiskus mengingatkan kita untuk mempersiapkan hati kita bagi perayaan kelahiran Kristus. Merangkul  bulan spesial dengan alasan yang sebenarnya. Menyambut Sang Juruslamat dengan jiwa yang haus akan Allah.

Sumber: Philip Kosloski/ Aleteia
Penerjemah: Felicia Permata Hanggu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here