Sosialisasi Kurikulum 2013 Guru-guru Agama Katolik di Sambas, Kalbar

177
Suasana Sosialisasi Kurikulum 2013 kepada Guru-guru Agama Katolik di Sambas, Kalbar. (Dok. Kemenag.go.id)
Sosialisasi Kurikulum 2013 Guru-guru Agama Katolik di Sambas, Kalbar
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – KURANG lebih sebanyak 30 Guru Agama Katolik dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK) se-Kabupaten Sambas ikut dalam Sosialisasi Kurikulum 2013 (K13) di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa, 9/8.

Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas Bartholomeus Arosi menjelaskan bahwa pemberlakuan Kurikulum 2013 pada semua jenjang pendidikan sejak tahun 2017 serta-merta mewajibkan semua guru termasuk guru agama Katolik untuk memahami Kurikulum 2013 secara tepat dan komprehensif seperti dilansir dari kemenag.go.id, (11/8)

“Guru agama Katolik harus tahu dan mampu bertindak secara profesional dalam menerapkan K13 di kelas. Guru agama mesti menjadi fasilitator, membantu para siswa dalam mencari tahu sendiri jawaban atas pertanyaan tertentu yang merupakan semangat dasar Kurikulum 2013. Artinya yang aktif adalah siswa bukan guru,” ujarnya.

Bartholomeus berharap, berkaitan dengan sosialisasi Kurikulum 2013, pada waktu-waktu mendatang, Dinas PPO dan Kementerian Agama dapat secara terus menerus menjalin kerjasama dalam peningkatan pemahaman para guru agama terhadap Kurikulum 2013 yang bermuara kepada peningkatan kualitas pendidikan agama khususnya pendidikan agama Katolik di Kabupaten Sambas.

Gayung bersambut, para guru Pendidikan Agama Katolik yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru yang ikut dalam sosialisasi ini antusias mengikuti acara ini. Mereka mengakui, proses sosialisasi implementasi Kurikulum 2013 untuk guru-guru agama Katolik masih sangat minim dan apabila pada awal Tahun Ajaran baru 2017 Kurikulum 2013 diberlakukan, bisa jadi mereka akan sedikit mendapat kendala. Namun berkat sosialisasi yang baru saja mereka terima, para guru agama Katolik sudah sedikit memahami dan akan berusaha siap untuk melaksanakan Kurikulum 2013 tersebut.

A. Nendro Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here