SHINE ON

134
Ratih Ibrahim membagikan kisah dihadapan anggota Komunitas YANA.
[HIDUP/ Felicia Permata Hanggu]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com “JENDEZ! So What?,” teriak pembawa acara kepada ratusan ibu yang mengenakan baju bertuliskan “You are not alone” di Aula Sekolah St.Maria pada Minggu, 8/7. Para perempuan ini berhimpun di dalam Komunitas You Are Not Alone (YANA) yang diperuntukkan bagi kaum ibu Katolik mandiri yang berjuang menghidupi keluarganya (single mom).

Sejak pagi mereka telah berkumpul mengikuti seminar mengenai aturan emas menjadi ibu Katolik mandiri. Sekretaris Komisi Keluarga KWI, Pastor Hibertus Hartono MSF menyampaikan spiritualitas seorang ibu Katolik tak bersuami. “Para ibu di sini memiliki panggilan khusus. Jangan takut menghidupi panggilan yang penuh tantangan ini,” tuturnya membuka seminar.

Pastor Hartono menjabarkan, para ibu harus memiliki “SHINE” yakni Support, memiliki pendukung menyadari sebagai makhluk yang lemah; Healing, semangat mengampuni; Ignite, membakar iman orang di sekitar; Nurture, memberikan teladan bagi yang lain; Engagement, memberikan hati dan pikiran untuk perkembangan sesama.

Psikolog sekaligus CEO dan Pendiri Personal Growth, Ratih Ibrahim menambahkan,
“Tidak hanya SHINE, ibu di sini harus SHINE ON! ON berarti mampu mengambil kesempatan (opportunity) dan mengembangkan jaringan (networking).”

Seminar kemudian ditutup dengan Misa bersama dengan pesan, “Tetaplah bersukacita dan memilki selera humor karena itu ciri kekudusan,” pungkas Pastor Hartono menyitir pernyataan Eksortasi Paus Fransiskus, Gaudete et Exultate.

Felicia Permata Hanggu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here