Memahami Pesan Perjanjian Lama

2051
"Sains Pornografi dan Kontroversi Populer Dalam Perjanjian Lama, Penulis : Iswadi Prayidno, Pr.
Memahami Pesan Perjanjian Lama
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com PERJANJIAN Lama dengan puluhan kitabnya menyimpan pesona tersendiri bagi pembacanya. Kumpulan kitab-kitab ini ditulis ribuan tahun lalu dan sebagian besar dalam bahasa Ibrani.

Kisah-kisah yang ditulis jauh sebelum kelahiran Yesus ini tidak jarang membuat para pembacanya bertanya-tanya. Salah satu contohnya adalah Kitab Kejadian yang sangat dikenal dengan kisah penciptaan bumi, langit dan seisinya oleh Tuhan dalam enam hari (Kejadian 1).

Kisah yang barangkali sulit dicerna dari sudut ilmu pengetahuan. Menurut para ilmuwan, bumi dan langit (alam semesta) tercipta miliaran tahun lalu dengan teori Big Bang-nya. Apakah dengan demikian Kitab Kejadian salah?

Bagaimana dengan kisah Ohola dan Oholiba dalam kitab Yehezkiel 23 yang menampilkan bahasa erotisme? Apakah kitab ini hanya untuk orang dewasa? Masih banyak kisah-kisah lain yang membuat pembaca Perjajian Lama terhenyak sejenak.

Kisah ini mengajak pembaca untuk merenungkan pesan apa yang hendak disampaikan oleh Tuhan. Buku karangan Pastor Iswadi Prayidno ini mamaparkan lebih dari dua puluh kisah dalam Perjanjian Lama.

Tak lupa disertai dengan ulasan-ulasan yang menarik untuk membantu pembacanya memahami pesan yang disampaikan dalam Perjanjian Lama. Berbagai ragam kisah, mulai dari penciptaan bumi dan langit, mereka yang berumur ratusan tahun, erotisme Yehezkiel sampai dengan bagaimana Allah “dirupakan” sebagai manusia disajikan dengan runut oleh penulis.

Pengalaman penulis membimbing kelompok baca Kitab Suci dituangkan dalam bentuk narasi yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan format buku kecil yang tidak terlalu tebal (160 halaman), buku ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan bagi siapapun yang ingin menafsirkan teks dalam kitab-kitab Perjanjian Lama.

Tafsir yang tidak lagi memungkinkan dikonfirmasi kepada pencipta atau Penulis Sucinya. “A picture is worth a thousand words”, ungkapan ini pas untuk mengomentari sampul depan dari buku ini. Buku ini dengan halus mengawali “cerita” dari penampilan sampul depannya.

Pemilihan lukisan “Lot and his Daughters” (Lot dan dua anak perempuannya) karya pelukis Italia Marcantonio Franceschini rasanya cukup jeli karena dua alasan; yang pertama barangkali karena lukisan ini “cukup sopan” dibandingkan lukisan-lukisan lain dengan tema yang sama untuk ditampilkan sebagai sampul depan buku ini.

Kedua, Kisah Lot dan dua anak perempuannya yang tertulis dalam Kejadian 19:30-36 adalah salah satu kisah yang cukup “heboh” dalam Perjanjian Lama. Kisah yang diawali dengan kedatangan dua malaikat ke kota Sodom hingga Lot harus meninggalkan kota tersebut.

Dalam pelariannya dikisahkan, karena anak perempuannya percaya tidak ada lagi laki-laki yang bisa menghampiri mereka, kedua anak perempuan Lot membuatnya mabuk dan akhirnya Lot berhubungan badan dengan dua anak perempuannya.

Proses penerjemahan dari bahasa Ibrani tidak jarang menimbulkan tantangan bagi penerjemah untuk memilih kata dalam bahasa Indonesia yang memadai.

Disertakannya referensi dari Katekismus Gereja Katolik sangat membantu pembaca untuk lebih memahami, ketika mencari jawaban iman Kristen atas pertanyaan-pertanyaan yang timbul ketika membaca Perjanjian Lama.

Mencoba memahami pesan (kisah teologis) dari Alkitab lebih diutamakan daripada melakukan analisis seperti membaca sebuah laporan fakta historis. Secara keseluruhan, buku ini seperti menyediakan “kaca mata” yang siap membantu para pembaca untuk melihat lagi pesan-pesan keimanan yang diwartakan dari kisah-kisah dalam Perjanjian Lama.

Barangkali penulis bisa menambahkan pembahasan yang lebih dalam tentang Dei Verbum pada edisi berikutnya. Hal ini untuk membantu pembaca supaya lebih mengapresiasi dan memahami ulasan-ulasan yang diuraikan dalam buku ini.

Judul : Sains Pornografi dan Kontroversi Populer Dalam Perjanjian Lama
Penulis : Iswadi Prayidno, Pr.
Penerbit : PT Kanisius, 2018
Tebal : 160 halaman

 

Agus Susanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here