Pelayan Berbau Domba

208
Pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), dan pengurus wilayah Paroki Katedral Bogor mengadakan rapat kerja (raker) untuk membahas program kerja 2019 di MDC, Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu-Minggu, 6-7/10/2018.[bmvkatedralbogor.org]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com BANYAK CARA mendekatkan pengurus Dewan Paroki dengan umatnya. Salah satunya adalah berkunjung ke wilayah atau lingkungan yang ada di paroki tersebut.

Hal inilah yang dipilih oleh Pastor Paroki BMV Katedral Keuskupan Bogor, Pastor Dominikus Savio Tukiyo untuk mendekatkan diri dengan umat. “Kita semua pelayan yang berbau domba. Sebagai pelayan kita harus mengenal domba-dombanya. Harus tahu umat-umatnya,” kata Pastor Tukiyo.

Setidaknya sudah satu tahun terakhir pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) melakukan kunjungan ke 17 wilayah yang ada di Paroki Katedral. Hal ini semata-mata hanya untuk mendengarkan keluhan, permasalahan, dan kendala di akar rumput.

“Kunjungan ini dilakukan agar program-program yang disusun oleh paroki dapat menyentuh kebutuhan akar rumput. Maka salah satu acuan membuat program 2019 adalah hasil dari kunjungan-kunjungan wilayah,” jelas Pastor Tukiyo saat rapat kerja (raker) pengurus DPP dan DKP periode 2019-2021 di MDC Gadog, Sabtu-Minggu, 6-7/10.

Pastor yang sempat menjabat sebagai Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Bogor tersebut juga berprinsip, bahwa kepengurusan dalam gereja bukanlah karier, semakin tinggi berarti harus semakin menjadi pelayan. “Mari menjadi pelayan yang murah hati, pelayan yang berbau domba,” pungkasnya.

 

Aloisius Johnsis (Bogor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here