Jangan Mudah Terprovokasi

50
Salah satu pertunjukan seni budaya “Seruan Untuk Bangsa” bertemakan “Pemilu Damai, Bersama Menjaga Indonesia”.[dok.ciputraartpreneur.com]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com TARIAN dan kesenian daerah menyemaraki Deklarasi Pemuda dan Pemudi Lintas Iman di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 17/11. Topik yang diangkat dalam acara tersebut adalah seruan damai untuk Pemilu serta menjaga persatuan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, di hadapan sejumlah perwakilan pemimpin agama, tokoh pemuda dari setiap agama dan kepercayaan menandatangani kesepakatan untuk melangsungkan Pemilu damai dan bersama menjaga Indonesia.

Moderator Orang Muda Paroki Kalvari Lubang Buaya, Pastor Bonevasius Lumintang, mengungkapkan, kegiatan tersebut untuk menjaga pesta demokrasi berlangsung aman. “Perbedaan pendapat bisa meretakkan bila tak ada tali yang menghubungkan satu dengan yang lainnya. Ini bisa menjadi bom waktu,” ujarnya.

Ketua pelaksana acara, Padot Agustinus Naibaho, membeberkan, situasi bangsa jelang pemilu tahun depan memanas. “Kami hadir untuk menunjukkan optimisme bahwa persatuan lebih penting dari sekadar sebuah pilihan,” katanya.

Sementara Ayu Fatmawati, perwakilan tokoh pemuda Muslim dan anggota komunitas Gusdurian, berharap kaum muda tak gampang tersulut dengan provokasi yang terpapar di media sosial. “Dalam kondisi yang banyak tak masuk akal, pemuda harus bergandengan tangan dan memberikan teladan yang baik. Jangan mudah terprovokasi,” pintanya.

 

Willy Matrona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here