Gereja yang Lahir dari Harapan

622
Gereja yang Lahir dari Harapan
4.5 (90%) 2 votes

Mgr Ignatius Suharyo didampingi Pastor Kunradus Badi Mukin CSsR dan Kolonel Inf Ignatius Joko Purwanto memotong pita yang menandai mulai dipakainya Gereja St Leo Agung Jatiwaringin, Jakarta Timur, 9/12. [HIDUP/Antonius E. Sugiyanto]
Joko berharap, dengan selesainya gereja ini, akan menjadi tempat bagi Orang Muda Katolik (OMK) untuk semakin berperan dalam kehidupan menggereja. Sudah saatnya, orang muda mendapat peran yang semakin banyak dalam Gereja. “Setelah gereja ini berdiri, kita akan melihat orang muda, orang muda yang berkiprah,” ujarnya.

Harapan pada OMK untuk semakin berperan dalam kehidupan umat di Paroki Jatiwaringin juga disampaikan Pastor Kunradus Badi Mukin CSsR. Ia berharap, orang muda semakin berperan dalam kehidupan menggereja. “Kami menekankan peran orang muda untuk semakin aktif dan terlibat dalam kehidupan Gereja,” kata Kepala Paroki Jatiwaringin ini.

Kurang lebih 29 tahun, umat Paroki Jatiwaringin berharap untuk memiliki sebuah gereja yang baru. Pastor Kunradus mengungkapkan, dengan peresmian ini, maka cita-cita yang selama ini diidamkan telah terwujud.

Ia berharap, peristiwa ini menjadi awal dari kehidupan umat yang semakin peduli kepada kehidupan masyarakat sekitar yang kurang beruntung. “Setiap hari kami selalu berdoa dan berdoa, mudah-mudahan cita-cita untuk memiliki gereja dapat tercapai, akhirnya berkat doa ini, akhirnya bisa tercapai, semua ini berkat doa umat yang tak henti-henti.” 

Peresmian Gereja St Leo Agung dihadiri juga oleh imam-imam yang berkarya di KAJ. Selain itu ada juga perwakilan dari Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta perwakilan dari TNI dan Polri.


Antonius E. Sugiyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here