Tak Ada Foto Bersama Pacar

400
Tak Ada Foto Bersama Pacar
2.6 (52%) 5 votes

HIDUPKATOLIK.com – Pengasuh, saya dua tahun berpacaran. Tapi, sejak berpacaran sampai sekarang belum pernah sekali pun kekasih saya memasang foto kami (saya dan pacar) di media sosialnya, seperti Facebook atau Instagram. Saya menginginkan dia mengenalkan saya pada sosial media miliknya. Saya pernah bertanya dan mengajukan permintaan soal itu. Tapi dia menolak dengan alasan belum sah. Katanya, dia hanya mau memajang foto jika kami sudah menikah. Harus banggakah saya dengan laki-laki yang memiliki prinsip seperti itu? Atau mungkin itu dia lakukan agar bebas menjalin relasi dengan banyak perempuan?

Laurensi Amanda, Bogor

Saudari Amanda, pacaran dalam kurun waktu dua tahun dapat dikatakan singkat, namun dapat pula dikatakan cukup lama. Sangat relatif. Lama atau singkat masa itu tak berhubungan dengan tingkat kualitas pemahaman setiap individu. Semakin lama berpacaran belum tentu semakin baik memahami antara satu dengan yang lain. Meski masa berpacaran singkat namun dengan intensitas yang kuat yaitu saling membuka diri, memperkenalkan sikap dan kepribadian masing masing, jauh lebih berkualitas.

Terkait hal itu, patut dipertanyakan kualitas hubungan Anda. Tampaknya, Anda belum mengenal pacar Anda. Bukalah hati Anda agar mengenal sang kekasih lebih jauh. Soal kerisauan Anda karena kekasih belum memasang foto kalian di media sosial, ini bisa dilihat dari dua sisi.

Pertama, cobalah untuk melihat akun media sosial lain milik pacar, selain Facebook atau Instagram. Bila akun medsos lain tampilannya identik atau tak jauh berbeda dengan kedua medsos itu maka itu kemungkinan menunjukkan karakter sang kekasih. Dia tak menyukai pamer, berhati-hati, tak terburu-buru, dan menyukai kepastian.

Bila terjadi sebaliknya, perlu dipertanyakan alasan sikapnya itu. Silakan kalian berdialog dan berdikusi soal tersebut. Kedua, apakah Anda mengenal karakter “khas” keluarga pacar Anda? Bila keluarga pacar Anda cenderung tak suka pamer, semakin kuat karakter kekasih mengikuti karakter “khas” keluarganya.

Sikap dan karakter seseorang ditanamkan dari keluarga, maka pada umumnya karakter anak-anak dari satu keluarga biasanya tak jauh berbeda. Tapi, bila sifat atau karakter keluarga pacar Anda berbeda dengan karakternya, silakan Anda berdikusi soal itu dengannya.

Setiap orang memiliki sikap, kebiasaan perilaku, kepribadian, cara berpikir, dan nilai berbeda-beda. Anda dan sang kekasih berasal dari keluarga berbeda. Pasti Anda dan dia memiliki banyak perbedaan di berbagai segi. Perbedaan-perbedaan itu bakal berpengaruh dalam banyak hal, seperti cara berpikir dan bersikap.

Masa pacaran adalah saat bagi pasangan untuk saling memahami perbedaan satu sama lain, bukan berusaha mengubah pihak lain agar sesuai dengan keinginan pihak yang satunya. Tuntutan kepada pihak lain agar berubah bakal membuatnya tertekan. Perasaan itu tentu tak enak, buntutnya orang akan menghindar. Lantas frekuensi perjumpaan menurun akibatnya sulit untuk mengenal lebih dalam.

Usaha untuk memahami pihak lain dimulai dari diri sendiri. Perlu sikap terbuka dan kesediaan untuk menyesuaikan dengan pihak lain. Proses adaptasi sebetulnya tak hanya dalam masa pacaran, tapi sepanjang hidup. Sebab, setiap pribadi senantiasa berubah dari waktu ke waktu.

Kecurigaan berasal dari pikiran negatif. Sikap terbaik adalah jujur dan terbuka kepada sang kekasih. Kecurigaan dapat menghalangi sikap jujur dan terbuka. Tidak harus foto Anda dan kekasih terpampang di medsos. Dengan Sakramen Pernikahan dan mungkin ada acara setelah itu, hubungan Anda dan kekasih akan diketahui oleh banyak pihak. Bahkan boleh jadi, bukan hanya Anda atau kekasih, teman-teman kalian akan memasang foto Anda dan suami di akun medsos mereka.

Y. Bagus Wismanto

HIDUP NO.49 2018, 9 Desember 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here