Pemuda Katolik Jangan Ikut Arus

254
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Pusat, Karolin Margaret Natasa, mengibarkan panji Pemuda Katolik [HIDUP/Willy Matrona]
Pemuda Katolik Jangan Ikut Arus
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.COM –  PRO Patria et Ecclesia! Pekik slogan Pemuda Katolik itu berkumandang tiga kali usai pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2018-2021, di Aula Katedral Keuskupan Agung Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu, 12/01.

Pelantikan ini diikuti oleh perwakilan Pemuda Katolik seluruh Tanah Air. Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Karolin Margaret Natasa, mengungkapkan, pelantikan tersebut merupakan mandat Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik. Menurutnya, tak terlalu banyak perubahan struktur kepengurusan. Lebih banyak pengurus yang pernah menjabat sebelumnya.

Mereka tinggal melanjutkan tugasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan agenda yang akan segera dilaksanakan yakni melakukan konsolidasi sebagai pengurus baru. “Kami memiliki pekerjaan rumah yang banyak. Kami akan meningkatkan komunikasi dengan internal maupun eksternal. Terutama dalam menghadapi pesta demokrasi di depan mata,” katanya.

Moderator Pemuda Katolik, Pastor Yohanes Haryanto SJ, mengatakan, keberanian kaum muda telah dicatat oleh sejarah. Keberanian ini harus dipegang teguh oleh kaum muda. Selain itu imbuhnya, kaum muda perlu terus berpartisipasi sebagi bagian dari bangsa yang besar ini. Pastor Hary, panggilannya, juga menyoroti pentingnya orientasi yang jelas dari kaum muda.

Ia menegaskan, Pemuda Katolik tak boleh mengikuti arus dan tren, melainkan berpegang teguh pada nilai. Tantangan yang dihadapi Pemuda Katolik saat ini, lanjut Pastor Hary, adalah menyapa generasi milenial. “Generasi milineal sebagai tantangan dan peluang. Mereka harus dirangkul oleh Pemuda Katolik karena mereka adalah aset bangsa ini,” harapnya.

Sementara, Suprionoto Wijaya, Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) mengapresiasi pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Ia berharap dengan pelantikan pengurus baru ini, komitmen untuk merawat kebangsaan semakin tinggi. “Kita akan terus memupuk kerja sama yang telah lama terjalin. Kita sebagai kaum muda harus menjadi garda depan bangsa ini, “ tuturnya.


Willy Matrona
HIDUP NO.3 2019, 20 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here