Keuskupan Agung Pontianak akan Mengadakan Konferensi Eksorsisme

3356
Ilustrasi (practicalchristianityfoundation.com)
Keuskupan Agung Pontianak akan Mengadakan Konferensi Eksorsisme
3.8 (76.67%) 6 votes

HIDUPKATOLIK.com – KEUSKUPAN Agung Pontianak akan mengadakan Konferensi Eksorsisme. Kegiatan yang membahas soal ajaran dan pelayanan pengusiran setan menurut Gereja Katolik rencananya bakal berlangsung selama empat hari, Kamis-Minggu, 19-22 September 2019, di The-Q Hall Convention Centre (QUBU Resort) Pontianak, Kalimantan Barat.

Pengusir Setan dari Gisting

“Konferensi Eksorsisme ini pertama kali diadakan di Indonesia. Mgr Agus (Uskup Agung Pontianak, -Red) sangat mendukung kegiatan ini sehingga beliau bersedia menjadikan Pontianak sebagai tuan rumah. Secara internasional, di Roma ada kursus tentang eksorsisme. Kegiatan itu berlangsung di Regina Apostolorum. Selain itu, di Manila, konferensi semacam ini sudah berlangsung dua kali,” ungkap ketua panitia acara, Pastor Mingdry Hanafi Tjipto OP, ketika dihubungi melalui WhatsApp, Rabu, 24/4.

Flyer Konferensi Eksorsisme

Y C Abu Kasman OSC: Perjuangan 10 Jam Mengusir Setan

Konferensi Eksorsisme akan menghadirkan sejumlah narasumber. Sebagai pembicara utama adalah Ketua Eksorsis Keuskupan Agung Manila, Filipina, Pastor Jose Francisco Syquai dan eksorsis Keuskupan Agung Manila Pastor Winston Cabading OP. Narasumber lain adalah Tim Excorcista Keuskupan Agung Pontianak Pastor Anton Silvanus dan Pastor Johanes Robini Marianto OP, Pastor Valentinus Bayu OP, Pastor Mingdry, Pastor Bernadus Boli Ujan SVD (Guru besar bidang Liturgi STFK Ledalero), dan Pastor Yohanes Driyanto (Vikaris Judisial Keuskupan Bogor).

Pastor Anton Silvinus Dan Pastor Johanes Robini Marianto Op: Jangan Katakan Tak Ada Setan

Menurut Pastor Mingdry, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperluas pelayanan eksorsisme khususnya bagi para imam, biarawan, dan biarawati. Selain itu, konferensi ini hendak memberikan pemahaman kepada para pemimpin umat, kelompok kategorial, akademisi, dan katekis mengenai esensi pelayanan eksorsisme di dalam Gereja Katolik.

 

Yanuari Marwanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here