Membangun Persatuan Ditengah Keretakan Politik

191
Suasana buka puasa lintas agama di kediaman Haji Oding Cibatu Cikarang Pusat. Sabtu (01/06). (FOTO DOK. KOMSOS PC-GIT/YEYEN)
Membangun Persatuan Ditengah Keretakan Politik
2.8 (55%) 4 votes

HIDUPKATOLIK.com
Ratusan orang mengikuti acara buka puasa bersama lintas agama di kediaman tokoh masyarakat Cibatu Haji Oding, Cikarang Pusat, Bekasi. Sabtu, 1 Juni 2019. Acara bersamaan
dengan tahlilan atau doa arwah Nurhany Ruchyat keponakannya.

Hadir pula Vikjen Keuskupan
Agung Jakarta Rm. Samuel Pangestu Pr, Romo Paroki Cikarang Antonius Suhardi Antara Pr, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Jimmy Hutapea, Kabag SDM Polres Metro Bekasi AKBP Yossie Paulus Prihambodo, tokoh agama KH. Abdullah Salam, Ketua Hubungan Agama dan Kemasyarakatan Paroki Cikarang(HAAK) Albertus Kukuh dan sejumlah tokoh masyarakat
sekitar.

Romo Paroki Cikarang Rm. Antara (Kanan) berbincang dengan pengasuh Pondok Pesanten Al Fitroh Rawasentul, Cikarang Pusat H. Imam Mulyana, saat buka puasa bersama di kediaman Haji Oding Cibatu Cikarang Pusat. Sabtu (01/06).
(FOTO DOK. KOMSOS-PC-GIT/YEYEN)

Setiap tahun, umat Katolik dan umat Islam di Cibatu sering mengadakan acara buka puasa bersama. “Sebagai wujud toleransi dan kebersamaan kami, umat beriman untuk hidup
saling menghormati, menghargai serta mendukung saudara-saudara kita umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, agar di hari yang Fitri nanti, mereka menerima rahmat dan berkah dari Allah,” kata Romo Antara.

Kebersamaan masyarakat Cikarang, khususnya di Desa Cibatu bisa menjadi contoh toleransi keberagaman yang nyata. “Membangun persatuan dan kesatuan ditengah keretakan akibat konstelasi politik sangat penting,” ucap AKBP Yossie.

Foto bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat saat acara buka puasa di kediaman Haji Oding Cibatu, Cikarang Pusat. Sabtu (01/06).

Keharmonisan hubungan antar umat beragama dengan menghayati, menjalankan serta mengamalkan ajaran agama masing-masing, seperti tertera dalam Pancasila pada sila Pertama dan sangat berkaitan dengan sila Persatuan Indonesia. Hal ini akan membuat Indonesia menjadi
bangsa yang kuat karena bersatu dalam keberagaman. “Acara seperti ini bisa terus dilaksanakan untuk mempersatukan warga,” kata Letkol Inf. Jimmy.

Hubungan yang baik antar umat beragama dan keterlibatannya yang nyata, seperti buka puasa bersama, merupakan salah satu wujud meningkatkan kualitas dan kuantitas keterlibatan umat Katolik dalam menjalin hubungan antar umat beragama dan kemasyarakatan,” ujar Albertus mengakiri.
(Lourentius EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here