Hari Ini Lawan, Besok Kawan

31
(Kiri-Kanan) Andre Rosiade, Jansen Sitindaon , Goris Lewoleba, Hanta Yudha, dan Yohanes Handoyo Budhisejati dalam diskusi “Rekonsiliasi Bagi-bagi Jatah.”
[HIDUP/Karina Chrisyantia]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Sejak 2014, bangsa Indonesia nyaris terbelah karena sengitnya pemilihan presiden saat itu. Kemudian, 2019 Indonesia dihadapkan kembali oleh calon presiden yang sama, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Kompetisi itu tak hanya membuat retak hubungan antarmasyarakat tapi juga membuat iklim politik panas. Demi menyejukan situasi, belum lama kedua tokoh ini bertemu. Namun pertemuan itu pun menimbulkan berbagai macam spekulasi.

Berangkat dari situasi tersebut Vox Point Indonesia (VPI) menggelar diskusi politik Rekonsiliasi Bagi-bagi Jatah. VPI mengundang beberapa narasumber seperti Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon, Direktur Poltracking Hanta Yudha dan Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisejati, di Sanggar Prathivi, Jakarta Pusat, Jumat, 2/8.

Bagi Andre Rosiade melihat pertemuan kedua tokoh tersebut adalah suatu tanda bahwa Indonesia guyub kembali. Juga ditegaskan oleh Jansen Sitindaon bahwa rekonsiliasi adalah suatu kewajiban dan tidak ada masalah dengana adanya jabatan atau tidak. Hal ini disetujui oleh Hanta Yudha. Baginya, ini bukan soal bagi kursi di pemerintahan, tapi bagaimana cara bekerjasama membangun bangsa karena tugas tersebut tidak bisa dilakukan sendiri.

Selain itu, Yohanes Handoyo Budhisejati, mengungkapkan, Indonesia adalah negara yang memiliki sportifitas. Terbukti dengan sikap kedua calon presiden pasca pilpres. “Diskusi ini adalah edukasi. Kita melihat saat terjadinya kompetisi 01 dan 02, umat Katolik juga menjadi terpecah belah. Tapi sekarang terbukti, jagoan kita ini kawan dan sesama anak bangsa. Orang juga menjadi lebih dewasa melihat dinamika politik, hari ini lawan, besok bisa jadi kawan,” tandasnya.

Karina Chrisyantia

HIDUP NO.32 2019, 11 Agustus 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here