Pastor Stefanus Hendrianto SJ : Dari PRD ke Ignatian

19
Pastor Stefanus Hendrianto SJ.
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Tahun 1999, saat menjadi Anggota Komisi Pemilihan Umum Indonesia mewakili Partai Rakyat Demokratik (PRD), hampir setiap hari Hendri Kuok ditelepon mamanya. Permintaan sang bunda hanya satu, agar ia keluar dari hinggar-bingar politik. Kedua orangtua menginginkan anaknya itu menjadi usahawan. Namun, Hendri tak bergeming.

“Entah nanti jadi apa, saya akan setia pada PRD, biarpun harus ditugaskan buka cabang di luar daerah misalnya,” ujar Hendri ketika itu. Bisa dibayangkan saat itu, perjalanan Hendri tidak akan jauh dari politik. Sepanjang 10 tahun setelahnya, bayangan akan Hendri itu sepertinya akan terwujud. Tak lama setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Utrecht Belanda hingga meraih master. Ia sempat kembali ke Indonesia dan bekerja untuk International Monetary Fund (IMF) di Jakarta. Namun, ia lalu melanjutkan studi doktoralnya di Universitas Washington.

Perjalanan hidup Hendri lalu berputar 180 derajat saat ia memilih masuk ke Novisiat Serikat Yesus di Amerika Serikat tahun 2009. Kini setelah sepuluh tahun, ia ditahbiskan menjadi imam di Gereja St Maria dari La Vang, Portland, Oregon, 8/7. Setelah ditahbiskan Hendri akan dipanggil Pastor Stefanus Hendrianto SJ. Tempat karyanya yang pertama sebagai imam adalah di Paroki St Mikael, Bedford, Massachusetts, Keuskupan Agung Boston.

Kisah panggilan Pastor Hendri berawal dari perjumpaannya dengan Pastor Robert Spitzer SJ. Padahal, sebelumnya ia justru sempat berkenalan dengan Ordo Dominikan. Ada tiga hal yang dilihat saudara-saudaranya Yesuit pada diri Pastor Hendri yaitu: cemerlang, ulet, setia. Atas pendapat itu, ia lalu mengatakan, “Yah, saya setuju dengan penilaian mereka.”

Antonius E. Sugiyanto

HIDUP NO.31 2019, 4 Agustus 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here