Gereja Ibu Teresa dan Perduki Chapter 1, Gelar Bansos Kacamata di Pesantren Motivasi Indonesia

198
Peserta penerima bantuan sosial (Bansos) 1000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang di Pesantren Motivasi Indonesia, Setu, Bekasi. Sabtu (28/09). Sebanyak 618 warga mendapatkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis. (FOTO: LOURENTIUS EP)
Gereja Ibu Teresa dan Perduki Chapter 1, Gelar Bansos Kacamata di Pesantren Motivasi Indonesia
1.6 (32.5%) 8 votes

HIDUPKATOLIK.com
Sekitar 500 orang dewasa dan 118 anak dari Pesantren Motivasi Indonesia, Setu, Bekasi, mendapatkan bantuan sosial (Bansos) pemeriksaan mata dan kacamata gratis “Baksos 1000 Anak Bangsa Melihat Terang” dari Perhimpunan Persekutuan Doa Usahawan Katolik Indonesia (Perduki) Chapter Selatan 1 Jakarta, yang bekerjasama dengan Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Pesantren Motivasi Indonesia, Gusdurian dan Ansor, pada Sabtu (28/09).

Peserta penerima bantuan sosial (Bansos) 1000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang di Pesantren Motivasi Indonesia, Setu, Bekasi. Sabtu (28/09). Sebanyak 618 warga mendapatkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis.
(FOTO: LOURENTIUS EP)

“Misi kami ingin menjangkau sebanyak mungkin anak-anak yang membutuhkan pelayanan kami. Kegiatan sosial pertama kami mendapatkan sambutan baik dari Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo,” kata Maria Vincentia Margaretha Parti Bugiyani dari Perduki Jakarta.

Kegiatan serupa telah dilakukan di sejumlah daerah sekitar Jakarta, seperti Pamulang, Pluit, Bantar Gebang dan Bekasi. “Sebagai kepedulian terhadap sesama, terutama peduli kepada kesehatan mata anak-anak usia Sekolah Dasar, yang menurut data banyak yang mengalami gangguan penglihatan,” ucap Erry Sutandi, koordinator Chapter Selatan 1 Jakarta.

Peserta penerima bantuan sosial (Bansos) 1000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang di Pesantren Motivasi Indonesia, Setu, Bekasi. Sabtu (28/09). Sebanyak 618 warga mendapatkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis.
(FOTO: LOURENTIUS EP)

Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa dan tidak terkucil dari pergaulannya dengan penglihatan yang normal, sehingga bisa berinteraksi sosial. “Saya sangat berterima kasih sekali ada kegiatan baksos ini, karena mata saya sudah bisa membaca dengan jelas. Harapan saya acara ini bisa juga dilakukan didaerah lain yang memerlukannya,” kata Nurhakim, warga Cinyosog, Setu, Bekasi yang berusia 52 tahun.

Pengasuh Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Nunung Umi Kalsum, mengatakan bakos yang diadakan di pesantren merupakan kerjasama yang baik sebagai warga negara Indonesia. “Merupakan bentuk kasih sayang, kita harus bergenggam tangan menabur benih kemanusiaan, sudah kewajiban memberikan kebaikan bagi saudara-saudara kita yang memerlukan,” ucapnya menambahkan.

Bantuan sosial (Bansos) 1000 Mata Anak Bangsa Melihat Terang di Pesantren Motivasi Indonesia, Setu, Bekasi. Sabtu (28/09). Sebanyak 618 warga mendapatkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis.
(FOTO: LOURENTIUS EP)

Dengan kerjasama Gereja Katolik, Perduki Chapter Selatan1 Jakarta dengan pondok pesantren dan masyakarat sekitar, gereja membaur turut merasakan dalam suka duka kehidupan warga masyakarat. “Anak bangsa bisa melihat terang, yang sakit matanya bisa terbantu dengan memiliki kacamata, sehingga mereka bisa hidup dengan baik dan bahagia,” ucap Rm. Antonius Suhardi Antara Pr, Pastor Kepala Paroki Cikarang.
(Lourentius EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here