ISKA Rengkuh Orang Muda Lewat Festival Band

10
Perwakilan dewan juri sekaligus Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI, Pastor Antonius Haryanto (baju putih), menyerahkan piala kepada perwakilan pemenang.
[HIDUP/Konrad Mangu]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyasar kaum muda dengan festival band. Salah satu cara berpastoral.

Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) DPD DKI Jabodetabek menggelar kegiatan Festival Band antar Orang Muda Katolik (OMK) di Mal Alam Sustera, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu, 30/11. Festival yang menyasar kaum milenial ini adalah salah satu bentuk perhatian ISKA untuk memupuk iman orang muda yang tumbuh beriringan dengan perkembangan zaman.

Kustiani Onie, Ketua Panitia, mengatakan, festival yang diadakan ISKA ini menyasar dua tujuan. Pertama, sebagai sarana menyalurkan bakat dan talenta orang muda dalam seni dan budaya. Kedua, sebagai bentuk kepedulian ISKA kepada generasi milenial. “Semoga talenta mereka tersalurkan dan bisa berkembang. ISKA punya kepedulian untuk mereka,” ujar Onie.

Sementara itu, Franciscus Heru Sukrisna, Ketua ISKA DKI Jabodetabek yang juga seorang pekerja seni musik profesional mengapresiasi seluruh peserta. “Kalian semua pemenang karena sudah berani ikut ambil bagian sebagai peserta, bakat kalian luar biasa, teruslah dikembangkan. Semoga ISKA dapat bersinergi dengan adik-adik OMK,” ungkap Heru, jelang pengumuman pemenang.

Festival ini diikuti oleh sepuluh grup band dari 10 paroki di Keuskupan Agung Jakarta. Masing-masing group membawakan dua lagu, satu lagu wajib dan satu lagu pilihan.

Dari hasil penjurian, grup band dari Paroki Maria Bunda Karmel, Tomang, Jakarta Barat, Music Ministry, keluar sebagai juara pertama. Podium kedua ditempati oleh grup band Faith and Music dari Paroki Santo Lukas, Sunter, Jakarta Utara serta Rasta Gospel dari Paroki St. Philipus Rasul Kapuk, Jakarta Barat di tempat ketiga.

Melihat keterlibatan orang muda dalam kegiatan ini, dewan juri, Romo Antonius Haryanto menyambut positif. Menurut Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia itu, Gereja dan komunitas-komunitas Katolik perlu terlibat dan terbuka untuk mengakomodir talenta kaum muda. Cara-cara kreatif, seperti festival band, dapat menjadi sarana untuk mengembangkan iman orang muda. “ISKA menanggapi iman kaum muda dengan langsung membuat kegiatan yang menyentuh minat dan bakat kaum muda. Ini bisa dikatakan salah satu cara pastoral lewat lagu yang digagas ISKA,” ujarnya.

Sekretaris Umum ISKA DKI Jabodetabek, Longginus Hadi yang ikut memandu acara lomba ini bersama Helen Simarmata merasakan atmosfer generasi muda yang saling unjuk talenta. “Mereka tampil percaya diri dan penuh talenta,” ungkap Hadi.

Acara juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis sepeti Lisa A.Riyanto, Gabriel Mayo, Samuel Dharmawan, DJ Diego Halim, Nonta Katarina, dan Calista Amadea. Festival tersebut merupakan rangkaian kegiatan ISKA Musicorum. Acara lain adalah cipta lagu nasional.

Yusti H. Wuarmanuk

HIDUP NO.49 2019, 8 Desember 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here