Paus Memberkati 100 Kandang Natal

7
Paus Fransiskus memberkati Kandang Natal di dekat Vatikan pada 9 Desember 2019.
[CNA /Daniel Ibáñez]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Pameran Kandang Natal menjadi salah bentuk usaha memberikan kesadaran kepada umat agar menjaga tradisi yang sudah berusia 800 tahun ini.

Paus Fransiskus melakukan kunjungan tak terjadwal ke Pameran 100 Kandang Natal yang diselenggarakan di Vatikan, 9/12. Ratusan patung Natal memperlihatkan adegan kelahiran Yesus dipajang dengan berbagai rupa di Vatikan. Kandang Natal dari berbagai negara di dunia.

Paus menghabiskan sekitar 40 menit untuk bercengkerama dengan para staf dan seniman pameran. Bapa Suci menikmati hampir 130 karya patung dan kandang Natal penduduk dari 30 negara yang berbeda. Tak lupa, ia juga mengucapkan doa dan memberkati mereka yang hadir.

Minggu sebelumnya, Paus Fransiskus mengunjungi Greccio, Italia, di mana Santo Fransiskus dari Assisi membuat Kandang Natal untuk pertama kali. St. Fransiskus menciptakan adegan kelahiran Yesus yang pertama dengan hewan hidup di sebuah gua pada tahun 1223. Di Greccio, Paus juga menandatangani surat apostolik Admirabile Signum, yang berarti “Tanda yang indah”. Surat Apostolik ini berisi dorongan untuk melestarikan tradisi pembuatan Kandang Natal dalam keluarga, sekolah, tempat kerja, rumah sakit, penjara, dan alun-alun kota.

“Ketika, pada hari Natal, kita menempatkan patung bayi Yesus di palungan, pemandangan kelahiran Kristus tiba-tiba menjadi hidup. Tuhan muncul sebagai seorang anak, untuk kita ambil ke dalam pelukan kita,” ujar Paus. Ia melanjutkan, di bawah kelemahan, Yesus menyembunyikan kekuatan-Nya yang menciptakan dan mengubah semua hal. Setelah kunjungannya ke Greccio, Paus ingin memberikan tanda lebih lanjut tentang perhatiannya pada tradisi iman ini.

Diberitakan www.catholicherald.co.uk, (10/12), penampilan Kandang Natal internasional ini menyajikan banyak gaya berbeda dari yang rumit hingga sederhana hasil buatan tangan sendiri. Pemandang ini sekaligus mengetengahkan keberagaman dunia yang menyatukan penduduk asli Taiwan sampai ke Panama. Bahan yang dipakai mulai dari biji pinus, aluminium, karang, benang, dan papier-mache. Di antara banyak sejarah asli dari Italia modernisasi terlihat ketika seluruh kandang natal terbuat dari pasta.

Di belakang kemeriahan ini, Dewan Kepausan untuk Promosi Evangelisasi Baru mengatur tampilan untuk membagikan sejarah dan spiritualitas di balik devosi Kandang Natal yang berusia hampir 800 tahun itu.

Pameran 100 Kandang Natal tahunan ini dimulai pada tahun 1976 oleh Manlio Menaglia dari Italia. Ia khawatir akan memudarnya devosi umat Katolik yang terus menerus dibayangi oleh dekorasi Natal lainnya. Sebelum tahun 2018, pameran ini diadakan di Piazza del Popolo di Roma. Tahun ini merupakan tahun kedua pameran Kandang Natal diadakan di Vatikan.

Pameran yang bertempat di Hall Santo Pius X ini buka mulai pukul 10.00 hingga 8.00 malam. Pameran akan diadakan hingga 12 Januari 2020. Pada Malam Natal dan Tahun Baru akan ditutup pada pukul 5.00 malam.

Felicia Permata Hanggu

HIDUP NO.52 2019, 29 Desember 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here