Mengenali Gangguan Mental

53
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Kesehatan jiwa menjadi bagian penting dari kehidupan setiap pribadi. Untuk itu, masyarakat juga perlu mengetahui gejala Orang Dengan Gangguan Jiwa.

Banyak faktor yang berkontribusi terhadap masalah kesehatan mental. Faktor itu di antarnaya pertama,  pengalaman hidup, seperti trauma atau riwayat pelecehan. Kedua, faktor biologis, seperti gen atau ketidakseimbangan kimia di otak. Ketiga, riwayat keluarga masalah kesehatan mental.

Masyarakat perlu memahami apa saja gejala dan faktor penyebab masalah kejiwaan. Dengan begitu, setiap orang dapat mendeteksi dan membantu setiap anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan ini.

Tipe Gangguan Kesehatan Mental
Jenis umum masalah kesehatan mental

  1. Gangguan kecemasan: Orang dengan gangguan kecemasan merespons benda
    atau situasi tertentu dengan ketakutan dan
    ketakutan. Gangguan kecemasan dapat
    mencakup gangguan obsesif-kompulsif,
    gangguan panik, fobia, dan Gangguan Stres Pascatrauma (PTSD).
  2. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): salah satu gangguan anak yang paling umum dan dapat berlanjut sampai remaja dan dewasa. Gejalanya meliputi kesulitan tetap fokus dan memperhatikan, sulit mengendalikan perilaku.
  3. Gangguan Makan. Gangguan makan
    melibatkan emosi, sikap, dan perilaku ekstrem yang melibatkan berat badan dan makanan. Gangguan makan bisa termasuk anoreksia, bulimia, dan pesta makan.
  4. Gangguan Suasana Hati: Gangguan ini melibatkan perasaan sedih yang terus-
    menerus atau periode perasaan yang terlalu bahagia, atau berfluktuasi antara kebahagiaan ekstrem dan kesedihan ekstrem. Gangguan suasana hati dapat termasuk depresi, gangguan bipolar, Gangguan Musiman Afektif (SAD), dan paksaan untuk menyakiti diri sendiri.
  5. Gangguan Kepribadian: Orang dengan gangguan kepribadian memiliki sifat kepribadian yang ekstrem dan tidak fleksibel yang membuat orang tertekan atau menyebabkan masalah dalam pekerjaan, sekolah, atau hubungan sosial. Gangguan kepribadian dapat mencakup gangguan kepribadian antisosial dan gangguan kepribadian.
  6. Gangguan Psikotik: Orang dengan gangguan psikotik mendengar, melihat, dan percaya hal-hal yang tidak nyata atau benar. Contoh gangguan psikotik adalah skizofrenia.
  7. Gangguan Penggunaan Zat: Gangguan penggunaan zat melibatkan ketergantungan atau penyalahgunaan alkohol dan /atau obat-obatan, termasuk penggunaan obat resep secara non-medis.
  8. Perilaku Bunuh Diri: Bunuh diri adalah masalah serius yang menyebabkan rasa sakit, penderitaan, dan kehilangan yang tak terukur bagi individu, keluarga, dan komunitas di seluruh negeri. Jutaan orang mempertimbangkan, merencanakan, atau
    mencoba bunuh diri setiap tahun; sebagai
    akibatnya banyak yang meninggal. Gangguan mental yang membawa seseorang kepada aksi bunuh diri, umumnya memiliki gejala depresi. Penderita depresi umumnya malu untuk
    mengutarakan penyakitnya hingga berujung kematian yang tidak diinginkan.

Deteksi Dini Gejala Depresi
1. Perubahan pikir, emosi, dan perilaku
2. Perubahan mood drastis umumnya low mood
3. Hilang minat, semangat
4. Tidak suka melakukan kegiatan yang biasa
disukai
5. Muncul rasa sedih berkepanjangan
6. Perubahan pola berat badan (gemuk/kurus)
7. Muncul gagasan bunuh diri
8. Pencobaan bunuh diri

Lakukan Ini Sebelum ke Psikolog

  1. Lakukan riset untuk menemukan psikolog yang
    sesuai dengan kebutuhanmu.
  2. Fokus pada apa yang menjadi spesialisasinya,
    jangan hanya melihat popularitasnya.
  3. Pastikan sudah punya tujuan saat hendak ke
    psikolog.
  4. Perhitungkan budget. Jangan ragu untuk
    menanyakan soal biaya.
  5. Periksa aturan asuransi yang Anda ikuti. Biasanya ada daftar psikiater dan pilihan pengobatan yang diasuransikan.
  6. Siapkan diri untuk menjawab pertanyaan dan
    membuka lukamu.
  7. Terbuka adalah hal amat penting saat menemui
    psikolog. Jangan malu untuk bertanya.
  8. Datang lebih awal dan bawa buku harian jika ada.

Saat ini siapa saja bisa melakukan deteksi dini stres dan gangguan mental hanya dengan menggunakan smart phone. Berikut aplikasi di PlayStore dan AppStore yang bisa diunduh untuk mengukur potensi stres dan gangguan mental: Riliv, Mind Diagnostics, Daylio, e-Jiwa dan Wysa.

HIDUP NO.05 2020, 2 Februari 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here