Pastor di New York Berkati Umat Dari Pesawat

293
Salah seorang pastor di Rusia sirami kota pakai air suci, (ist)
Pastor di New York Berkati Umat Dari Pesawat
5 (100%) 3 votes

HIDUPKATOLIK.com – Covid-19 terus menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia. Gereja mulai memberlakukan Misa secara online. Di tengah masa pandemi ini, beragam cara kreatif ditempuh guna menjawabi kerinduan umat.

Dilansir dari uCatholic, 24/3, Pastor Juan Benitez melakukan suatu cara yang unik yakni memberkati Kota Rochester, New York dan daerah-daerah sekitarnya dengan percikan air suci dari atas pesawat di ketinggian 2.000 kaki.

Pastor Benitez merupakan pastor rekan di Paroki St. Louis, Pittsford, sebelah tenggara Rochester. Dibantu oleh umat paroki dan Anthony Daniele sebagai pilot, Pastor Benitez memberkati parokinya dengan cara seperti yang dikatakan para imam di daerah asalnya, Kolombia, ketika ia masih kecil.

“Intensinya untuk memberi tahu orang-orang bahwa mereka tidak sendirian. Banyak orang takut, mereka belum pernah melihat ini seumur hidup mereka. Pada saat-saat ini, gereja menjadi tempat untuk menemukan kenyamanan,” jelas Pastor Benitez.

Dengan percikan air suci dari udara ini, Pastor Benitez berharap dapat menghibur dan menguatkan iman umat selama masa ketakutan dan kecemasan karena coronavirus ini.

Kemudian, Daniele memperoleh izin khusus untuk terbang rendah di ketinggian, 2.000 kaki, dari ketinggian yang seharusnya 6.000 kaki. Dia pun memperlambat pesawat hingga kecepatan hanya 90 mph, agar Pastor Benitez dapat membuka jendela, menuang salah satu botol Air Suci yang dibawanya, lalu mengucapkan doa, “diberkatilah semua orang di seluruh dunia dan seluruh negara,” katanya.

“Dunia berhenti. Ini adalah peluang di tengah krisis. Salah satu hal positif adalah bisa bersama keluarga di rumah. Hal-hal baik bisa datang. Keluarga bisa memperkuat ikatan mereka. Pesannya adalah, jangan khawatir. Tuhan bersamamu. Nikmatilah waktu dengan keluarga, mulai berdamai dengan keadaan, tetap mengkonsumsi makan yang sehat, istirahat yang cukup. Dan tentu saja, jaga diri,” ungkap Pastor Benitez.

Herman Bataona,CMF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here