Tempat Ibadah di Filipina Buka Pintu untuk Para Tenaga Medis & Gelandangan

109
Dokumen dari Vivapinas saat pengungsi yang membutuhkan tempat berlindung setelah letusan Gunung Merapi di Taal.
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.COM– Departemen Kesehatan Filipina (DOH), seperti yang dilansir dari vivapinas, 2/4, mengumumkan 227 kasus Covid-19 baru dengan total 2.311orang. Luzon, salah satu wilayah di Filipina dengan penduduk terbanyak telah di lockdown sejak 17 Maret 2020 dan diperpanjang hingga 30 April 2020. Maka itu banyak para tenaga medis yang ada di Manila tidak dapat pulang.

Melihat situasi ini, beberapa tempat ibadah di Manila, termasuk Gereja Katolik, membuka pintunya bagi para pekerja medis dan orang-orang yang tidak bisa pulang ke Luzon sementara waktu.

Menurut Uskup Auksilier Manila Broderick Pabillo serta Asosiasi Para Pemimpin Agama di Filipina (AMRSP), makanan dan tempat tinggal untuk para pekerja kesehatan dan staf rumah sakit sudah tersedia di beberapa tempat. Mgr. Pabillo menambahkan beberapa sekolah juga mengizinkan para penghuni jalanan/ pengemis/ gelandangan untuk sementara tinggal dan menggunak fasilitas yang ada.

Sedangkan, Mgr. Pabillo mengungkapkan bahwa para imam di Manila mengambil tindakan pencegahan dan menempatkan diri dalam masa karantina mandiri jika mereka menunjukkan tanda-tanda dan gejala penyakit pernapasan.

Tempat-tempat yang dibuka untuk tempat persinggahan sementara, diantaranya:

  • Universitas St. Mary (37 Mother Ignacia Ave., Diliman, QC)
  • Kuil St. Anthony (254 Manrique St., Sampaloc, Manila)
  • Biara Roh Kudus (Immaculate Concepcion, 1111 Poinsettia St., QC)
  • Biara Misionaris Fransiskan Maria (2499 Beata St., Pandacan, Manila)
  • Kuil Keuskupan Agung Nuestra Senora de Guia (Jalan M.H. Del Pilar, Ermita, Manila)
  • OFM Provincial House – San Pedro Bautista Province (69 San Pedro St., SFDM, QC)
  • Paroki St. John Bosco Makati (Jalan Antonio Arnaiz cor. Amorsolo Street Makati)
  • Paroki Hati Kudus
  • Sekolah Katolik Paco
  • Sekolah Katolik Malate
  • Pusat Katolik Pius
  • Kuil Edsa

“Kami bekerja sama dengan rumah sakit ini untuk memberikan ruang bagi mereka yang paling membutuhkannya. Terlepas dari apa yang kita hadapi secara global, bahwa Tuhan akan memberi kita rahmat untuk saling melayani dalam cinta,” ujar Mgr. Pabilio.

Menurut Mgr. Pabillo, Karitas Manila yang dalam kemitraan dengan kelompok bisnis, akan mendistribusikan voucher belanja kepada penduduk yang perekonmiannya menengah ke bawah di wilayah Kota Manila melalui Proyek Damayan. Serta akan memberikan hadiah 1.000 cek kepada mereka yang membutuhkan, dan ini akan dikoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Allah menyertai kita dalam masa menegangkan ini, dan kami percaya bahwa Dia memegang segalanya di tangan-Nya. Memang, tujuan-Nya akan tercapai. Tuhan memberkati kita semua,” tandasnya.

Karina Chrisyantia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here