Doa Malam Pada Bunda Jiwa, Puisi Chelsea Islan untuk Bunda Maria

71
Chelsea Islan berdoa di depan patung Bunda Maria di Gereja Santo Alfonsus di Singapura. Dok. Twitter @chelseaislan
Mohon Beri Bintang

Selain puisi berjudul Maria Dolorosa (Setangkai Doa untuk Maria, Bunda Bergelayut Duka), Elizabeth Chelsea Islan juga membawakan satu puisi lain bertemakan Bunda Maria dalam konser #dirumahsaja memperingati HUT Lembaga Daya Dharma ke-58.

Seperti puisi pertama, puisi ini juga ia bawakan dengan diiringi alunan harpa lagu Ave Maria oleh Heidy Awuy.

Doa Malam Pada Bunda Jiwa

Maria Bunda jiwa
Perawan berkabut dolorosa
Yang berpendar dalam nyala surga
Kupinta dalam sejentik cinta

Di sekujur doa
Kau antar aku mengayun sukma
Di belantara duka yang ada
Menatap kasih Bapa
Sepercik kilau surga
Sejumput tenaga
Secarik asa

Ya Maria, Bunda kami
Kau terbekati
Di surga, juga di bumi
Terpuji di antara putera dan puteri

Kau yang tersuci

Di tengah makhluk insani
Teladan budi
Pedoman nurani

Ajari kami mengabdi
Hanya pada Hyang Ilahi
Bukan pada yang ragawi

Ajari kami berbakti

Kepada Bapa Surgawi
Bukan kepada yang materi

Ajari kami berbagi
Untuk seluruh warga bumi
Bukan hanya bagi diri sendiri

Berikan kami hati untuk mengasihi
Dan penuh rendah hati

Maria Bunda tersayang
Di kubang duka yang mengembang
Kami mendamba segumpal terang
Bagi sukma yang meremang

Di pelupuk lara yang membayang
Kami memohon segenggam tembang
Bagi jiwa yang meregang

Di sekujur luka yang meradang
Kami meminta sejumput kembang
Bagi raga yang terkekang

Oh, Bunda yang terkasih
Gelimang bara putih
Penghibur jiwa perih
Penguat hati letih
Penopang raga ringkih
Tertatih digulir tasbih
Padamu desisku lirih
Bersama rintih

Tak lebih:
Peluk kami
Lindungi kami
Kuatkan kami
Bimbing kami
Doakan kami

Ya Maria
Bunda berkalung samodra
Bertabur mutiara pesona
Dalam selembar doa
Senandung jiwa

Kuhela kata:
Maria Bunda
O Dolorosa
Ajari kami menjadi hamba
Bagi Bapa penuh cinta
Meski jalan berliku
Kau panduanku

Salam Maria penuh rahmat
Tuhan sertamu
Meski berlinang kelam
Kau akan jadi cahaya

Terpujilah engkau di antara wanita
Bersamamu letihku akan terhapus

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus
Kudaki gunung kudus tanpa lelah

Ya Santa Maria Bunda Allah,
Senyummu mengisi hati dalam sepi

Doakanlah kami yang berdosa ini
Selalu, dalam gemuruh waktu
Pagi ke pagi
Sekarang dan waktu
Kami mati
Amin.

Chelsea Islan, 2020

Puisi kedua ini Chelsea Islan bawakan di penghujung konser bertajuk Maria Dolorosa pada Minggu, 10/5.

Hermina W.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here