Bantuan Umat Katolik bagi Tenaga Medis di 97 Rumah Sakit dan Klinik

53
Bakkat (Badan Amal Kasih Katolik) menyerahkan sumbangan dari berbagai pihak, salah satunya kepada Rumah Sakit Santo Carolus, Jakarta, 27/3. (Dok. bakkat.org)
Bantuan Umat Katolik bagi Tenaga Medis di 97 Rumah Sakit dan Klinik
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT) menyalurkan bantuan alat pelindung diri di berbagai wilayah Indonesia semenjak pandemi global merebak.

Upaya ini dilakukan sejak pertengahan Maret 2020 dengan menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada 97 rumah sakit dan klinik kesehatan yang tersebar di 28 provinsi se-Indonesia.

Menurut Koordinator umum penyaluran bantuan BAKKAT, Chaterin, APD dimaksud mencakup ratusan ribu masker medis dan puluhan ribu pelindung diri lain seperti coverall, sarung tangan, face shield, goggle dan sepatu boot.

“Kami berusaha menjangkau berbagai fasilitas kesehatan yang membutuhkan dukungan, baik faskes milik swasta maupun pemerintah, di berbagai pelosok Nusantara. Kami bekerja berdasarkan informasi dari jaringan kerja kami dan verifikasi langsung ke fasilitas kesehatan” kata Chaterin.

Vikjen Keuskupan Agung Jakarta yang sekaligus Ketua Umum BAKKAT, Romo Samuel Pangestu, menyatakan BAKKAT menerima tidak hanya uang tetapi juga barang alat Pelindung Diri yang nantinya akan disalurkan ke seluruh Indonesia.

“Karya kemanusiaan ini dapat terjadi berkat kerjasama semua pihak, bukan hanya umat katolik, akan tetapi juga perusahaan-perusahaan, Pemerintah, TNI, dan elemen masyarakat lainnya,” kata Romo Samuel.

Dokter Theresia Nina yang bertugas di RS Mitra Masyarakat, Timika, Papua mengaku kewalahan mengingat penyebaran Covid-19 yang begitu cepat hingga ke daerah pelosok Papua.

“Kami bersyukur karena melalui jejaring kaum religius di Keuskupan Timika dan Papua, serta atensi tulus dari pemerhati layanan sosial termasuk donatur melalui BAKKAT, akses logistic yang menjadi kendala kami di sini secara bertahap dapat dipenuhi melalui bantuan-bantuan yang kami terima,” kata dokter Nina.

Selain bantuan bagi tenaga medis, BAKKAT juga menyalurkan bantuan bahan kebutuan pokok lainyya seperti vitamin, dan masker kain untuk keluarga pra-sejahtera di berbagai daerah Indonesia. Hingga saat ini BAKKAT tercatat lebih dari 16 ribu paket bahan pokok yang disalurkan BAKKAT di Jakarta dan daerah lain.

Di samping dukungan dari BNPB, BAKKAT juga tergabung dalam Jaringan Lintas Iman Tanggap Bencana Covid-19 (JIC), yang mencakup berbagai elemen lintas agama Indonesia.

Sebagai badan yang didirikan oleh Keuskupan Agung Jakarta pada 2017, BAKKAT merupakan satu-satunya lembaga penerima sumbangan keagaman umat Katolik yang telah disetujui oleh pemerintah Indonesia, dan disahkan oleh Direktur Jenderal Pajak sebagai badan/lembaga penerima sumbangan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.

Herman Bataona,CMF

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here